REINTERPRETASI BUDI PEKERTI DALAM KONSTELASI KEBUDAYAAN JAWA DAN JEPANG

Agus Maladi Irianto, Dr., M.A. (2013) REINTERPRETASI BUDI PEKERTI DALAM KONSTELASI KEBUDAYAAN JAWA DAN JEPANG. Izumi . ISSN 2338-249X

[img]
Preview
PDF
216Kb

Abstract

Tulisan ini mendiskusikan tentang ketahanan budaya bertolak dari keberadaan budi pekerti yang selama ini dijadikan seperangkat norma yang mengacu kepada watak dan perilaku ideal masyarakat pendukungnya. Orang Jawa dan Orang Jepang mengembangkan konsep budi pekerti secara turun temurun menjadi orientasi setiap tindakan, sekaligus menjadi nilai-nilai yang melekat pada latar belakang kebudayaan masing-masing. Seiring dengan berkembangannya era global pada saat ini, reintepretasi kebudayaan Jawa dan Jepang sebagai salah satu strategi mengembangkan ketahanan budaya masing-masing. Orang Jawa menyikapi arus global sebagai ancaman budi pekerti sebagai kearifan lokal, sedangkan Orang Jepang merespons era global sebagai bentuk membangun spirit kesukubangsaan. Pengaruh globalisasi bagi suku Orang Jawa menciptakan ekspresi kekerasan, sifat hidonis, dan kehilangan suasana kekeluargaannya. Sedangkan bagi Orang Jepang, globalisasi justru dijadikan titik tolak diplomasi kebudayaannya. Kata kunci: budi pekerti, reinterpretasi, globalisasi, kebudayaan Jawa, kebudayaan Jepang

Item Type:Article
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:Faculty of Humanities > Department of Indonesian
ID Code:42985
Deposited By:Sastra Indonesia
Deposited On:24 Apr 2014 13:16
Last Modified:24 Apr 2014 13:16

Repository Staff Only: item control page