Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Bidan dalam Kunjungan Nifas Pertama di Kota Semarang Tahun 2013 (Studi pada Bidan Praktik Mandiri)

Lestari, Sri and Kartasurya, Martha Irene and Mawarni, Atik (2014) Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Bidan dalam Kunjungan Nifas Pertama di Kota Semarang Tahun 2013 (Studi pada Bidan Praktik Mandiri). Masters thesis, UNIVERISITAS DIPONEGORO.

[img]Microsoft Word
6Kb

Abstract

Universitas Diponegoro Fakultas Kesehatan Masyarakat Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsentrasi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Minat Manajemen Kesehatan Ibu dan Anak 2014 ABSTRAK Sri Lestari Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Bidan dalam Kunjungan Nifas Pertama di Kota Semarang Tahun 2013 (Studi pada Bidan Praktik Mandiri) xii + 101 halaman + 30 tabel + 8 gambar + 3 lampiran Cakupan pelayanan ibu nifas dalam kunjungan nifas pertama di Kota Semarang pada tahun 2011 baru terlaksana sebesar 64,68%. Kunjungan nifas pertama dilakukan pada 6-8 jam setelah persalinan untuk menilai status ibu dan bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Bidan Praktik Mandiri dalam kunjungan nifas pertama di Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan belah lintang . Populasi penelitian adalah seluruh Bidan Praktik Mandiri (BPM) di Kota Semarang. Subjek penelitian sejumlah 65 orang dipilih secara proporsional berdasarkan ranting IBI. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis dilakukan dengan uji Korelasi Pearson Product Moment , Rank Spearman dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58,1% responden berkinerja baik dalam kunjungan nifas pertama, 41,9% responden memiliki pengetahuan kurang, 48,4% responden memiliki motivasi kurang, 56,5% responden merasakan beban kerja berat, 62,9% responden mempersepsikan kompensasi kurang, dan 51,6% responden mempersepsikaan supervisi kurang. Ada hubungan pengetahuan, motivasi, persepsi terhadap sistem kompensasi dan persepsi supervisi dengan kinerja bidan dalam kunjungan nifas pertama. Tidak ada hubungan antara beban kerja dengan kinerja bidan dalam kunjungan nifas pertama. Secara bersama pengetahuan dan persepsi terhadap supervisi berpengaruh terhadap kinerja bidan dalam kunjungan nifas pertama. Persepsi terhadap supervisi berpengaruh paling kuat terhadap kinerja bidan dalam kunjungan nifas pertama. Saran untuk Dinas Kesehatan untuk mengadakan supervisi secara rutin dan berkesinambungan terhadap kinerja BPM serta melaksanakan program peningkatan pengetahuan dan ketrampilan BPM dalam pelayanan nifas, khususnya kunjungan nifas pertama. Kata kunci : Kinerja, Bidan Praktik Mandiri, pengetahuan, motivasi, beban kerja, persepsi kompensasi, persepsi supervisi Kepustakaan : 48, 1989-2011 Diponegoro University Faculty of Public Health Master’s Program in Public Health Majoring in Health Policy Administration Sub Majoring in Maternal and Child Health Management 2014 ABSTRACT Sri Lestari Factors Influencing Midwife’s Performance in the First Postpartum Visit in Semarang City in 2013 (Study among Independent Midwives) xii + 101 pages + 30 tables + 8 figures + 3 enclosures Coverage of the first postpartum visit in Semarang City in 2011 was 64.68%. This visit was done about 6-8 hours after delivery process to assess status of a mother and newborn. This research aimed to identify factors influencing independent midwife’s performance in terms of the first postpartum visit in Semarang City. This was observational-analytic research with cross-sectional approach. Population was all independent midwives in Semarang City. Number of samples was 65 persons selected proportionally based upon branch of Indonesian Midwives Association. Data were collected using a questionnaire and observation. Furthermore, data were analysed using statistical tests of Pearson Product Moment, Rank-Spearman, and Multiple Linear Regression. The result of this research revealed that mostly respondents had good performance in the first postpartum visit (58.1%), had bad knowledge (41.9%), had bad motivation (48.4%), felt heavy workload (56.5%), perceived bad compensation (62.9%), and perceived bad supervision (51.6%). Variables of knowledge, motivation, perception of compensation system, and perception of supervision had significant relationship with midwives’ performance in the first postpartum visit. On the other hand, variable of workload did not have significant association with midwife’s performance in the first postpartum visit. Variables of knowledge and perception of supervision jointly influenced midwife’s performance in the first postpartum visit. Ultimately, perception of supervision was the most influenced factor. As a suggestion, District Health Office needs to regularly and sustainably supervise independent midwife’s performance and implement program to improve knowledge and to develop midwives’ skills in providing postpartum services, particularly in the first postpartum visit. Key Words : Performance, Independent Midwives, Knowledge, Motivation, Workload, Perception of Compensation, Perception of Supervision Bibliography : 48 (1989-2011)

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Public Health
ID Code:42972
Deposited By:Mr. Mikm Undip
Deposited On:24 Apr 2014 09:35
Last Modified:19 May 2014 15:43

Repository Staff Only: item control page