HUBUNGAN UKURAN-UKURAN TUBUH DENGAN BOBOT BADAN KAMBING JAWARANDU JANTAN DI KABUPATEN BREBES

TIDARIYANTI, Garnis (2013) HUBUNGAN UKURAN-UKURAN TUBUH DENGAN BOBOT BADAN KAMBING JAWARANDU JANTAN DI KABUPATEN BREBES. Undergraduate thesis, Peternakan.

[img]
Preview
PDF
73Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

63Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

107Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

213Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

75Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

278Kb

Abstract

RINGKASAN GARNIS TIDARIYANTI. H2A009025. 2013. Hubungan Ukuran-ukuran Tubuh dengan Bobot Badan Kambing Jawarandu Jantan di Kabupaten Brebes (Correlation of Body Measurements and Body Weight of Male Jawarandu Goat in Brebes Regency). (Pembimbing : AGUNG PURNOMOADI dan SULARNO DARTOSUKARNO). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-Desember 2012 yang bertujuan untuk mengetahui hubungan beberapa parameter ukuran tubuh, seperti tinggi pundak, dalam dada, lebar dada, panjang badan, lingkar dada, tinggi pinggul dan lebar pinggul sebagai penduga bobot badan kambing Jawarandu jantan, dan mengetahui parameter tubuh yang paling baik untuk menduga bobot badan, serta mengetahui rumus yang sesuai untuk menduga bobot badan kambing Jawarandu jantan. Manfaat yang diperoleh adalah dapat mengetahui hubungan parameter ukuran tubuh terhadap bobot badan dan memperoleh rumus penduga bobot badan untuk kambing Jawarandu jantan sehingga memudahkan peternak dalam pendugaan produksi daging, pedoman penentuan harga jual, pemilihan bibit dan kebutuhan pakan. Materi yang digunakan adalah kambing Jawarandu Jantan sebanyak 290 ekor dari umur 0-4 tahun yang dibagi menjadi 11 kelompok umur yang terdiri dari kelompok 1 (0-1 minggu), kelompok 2 (1-2 minggu), kelompok 3 (2-3 minggu), kelompok 4 (3-4 minggu), kelompok 5 (1-3 bulan), kelompok 6 (3-4 bulan), kelompok 7 (9 bulan), kelompok 8 (10-11 bulan), kelompok 9 (1-1,5 tahun), kelompok 10 (1,5-2 tahun) dan kelompok 11 (2-3,5 tahun). Metode yang digunakan adalah metode survey dan purposive sampling. Peralatan yang digunakan adalah timbangan merk Hanging Scale dengan kapasitas 50 kg dengan ketelitian 0,01 kg untuk menimbang bobot badan kambing. Tongkat ukur dalam satuan cm, pita ukur merk Butterfly dalam satuan cm dan alat tulis. Pengolahan data dilakukan untuk menentukan kofisien korelasi (r), koefisien determinasi (R2) dan menentukan persamaan regresi sederhana sebagai persamaan penduga. Parameter yang diukur meliputi lingkar dada, panjang badan, tinggi pundak, tinggi pinggul, lebar dada, lebar pinggul dan dalam dada. Hasil koefisien dan determinasi menunjukkan bahwa urutan parameter tubuh dari yang paling erat hubungannya sampai yang tidak berturut-turut adalah lingkar dada (LD) sebesar 0,965 (93,2%); tinggi pundak sebesar 0,934 (87,3%), panjang badan (PB) sebesar 0,930 (86,5%), tinggi pinggul (TPL) sebesar 0,929 (86,3%), lebar pinggul (LPL) sebesar 0,917 (84,1%), dalam dada (DD) sebesar 0,913 (83,4%) dan lebar dada (LDD) sebesar 0,892 (80%). Selisih pendugaan bobot badan dari yang selish terkecil ke terbesar yaitu rumus Arjodarmoko sebesar 0,79 kg, Winter sebesar 1,95 kg, Denmark sebsar 52,76 kg dan Schoorl sebesar 58,61 kg. Modifikasi rumus Denmark dan Schoorl dengan persamaan k2 + 2kLD + LD2 – 100BB = 0 dapat membentuk rumus baru yang disesuaikan tingkatan umur ternak. Lingkar dada pada berbagai tingkatan umur berkorelsi sangat nyata (P<0,01) terhadap bobot badan. Rumus penduga bobot badan pada kelompok gabungan umur yaitu BB (kg) = - 2 :100. Simpulan yang didapatkan adalah Lingkar dada merupakan parameter penduga bobot badan terbaik pada semua tingkatan umur. Pertambahan bobot badan akan diikuti dengan pertambahan lingkar dada. Lingkar dada berkorelasi sangat nyata (P<0,01) terhadap bobot badan . Rumus yang sesuai untuk menduga bobot badan kambing Jawarandu jantan adalah rumus Arjodarmoko dan rumus Winter. Persamaan 2kLD + LD2 – 100BB =0 dapat digunakan untuk membentuk rumus baru hasil modifikasi rumus Denmark dan Schoorl. Rumus penduga bobot badan kambing Jawarandu jantan pada berbagai tingkatan umur yaitu BB (kg) = - 2 :100.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:42701
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:20 Mar 2014 10:03
Last Modified:20 Mar 2014 10:03

Repository Staff Only: item control page