CONDOTEL DAN TOWN HOUSE DI KOTA SEMARANG

SETIAWAN, ANDHY and Indraswara, M.Sahid and Bagus Pribadi, Septana (2014) CONDOTEL DAN TOWN HOUSE DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro FT. Jurusan Arsitektur.

[img]
Preview
PDF
1004Kb
[img]
Preview
PDF
51Kb
[img]
Preview
PDF
177Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

709Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

424Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

550Kb
[img]
Preview
PDF
167Kb

Abstract

Belakangan ini semakin maraknya pembangunan infrastruktur atau pembangunan proyek konstruksi di seluruh Indonesia. Demikian halnya dengan pembangunan infrastruktur yang terjadi di Kota Semarang. Selama ini Pemerintah Kota Semarang memiliki visi mewujudkan masyarakat yang berpendidikan, berakhlak mulia menuju Kota Perdagangan dan Jasa yang berskala Metropolitan. Suatu tujuan yang definitife dan spesifik dengan 4 kata kunci, yaitu Berpendidikan, Metropolitan, Perdagangan dan Jasa. Untuk menjabarkan 4 kata kunci tersebut perlu upaya-upaya yang dituangkan kedalam 2 prinsip utama yaitu : [i] mempersiapkan Kota Semarang sebagai Kota Pro Investasi dan [ii] mengembangkan infrastuktur yang mendukung upaya - upaya investasi. Sebagai kota metropolitan yang berbasis pada aktifitas perdagangan dan jasa, Kota Semarang tidak dapat mengandalkan semata-mata pada aktifitas perdagangan dan jasa konvensional. Artinya, konsep perdagangan dan jasa yang merupakan "mesin utama" yang menghidupkan Kota Semarang seyogyanya lebih dititikberatkan pada aktifitas perdagangan dan jasa modern yang tidak terbatas pada pertukaran komoditas riil, seperti jual beli barang atau pemanfaatan jasa, akan tetapi juga dikembangkan pada aktifitas jual beli capital atau modal atau pemanfaatan jasa yang berkaitan langsung dengan bidang usaha keuangan, baik yang berskala regional maupun internasional. Selama ini Kota Semarang mempunyai kendala terutama untuk mengembangkan diri menjadi kota metropolitan. Secara gramatikal definisi tentang setara yaitu sejajar atau sama tingginya, setingkat atau sama dalam kedudukan, sepadan atau seimbang antara input dengan output. Walaupun Pembangunan Kota Semarang sudah berjalan dengan baik namun, dalam beberapa bidang dirasakan masih perlu peningkatan, sehingga dapat disejajarkan dengan metropolitan lainnya.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:42697
Deposited By:arsitek Agus Pramono arsitek
Deposited On:20 Mar 2014 09:51
Last Modified:20 Mar 2014 09:51

Repository Staff Only: item control page