PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG JAHE MERAH DALAM RANSUM TERHADAP BOBOT BADAN DAN UKURAN TUBUH AYAM KAMPUNG PERIODE PERTUMBUHAN (UMUR 16 – 22 MINGGU)

FITRIANI, Nur (2013) PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG JAHE MERAH DALAM RANSUM TERHADAP BOBOT BADAN DAN UKURAN TUBUH AYAM KAMPUNG PERIODE PERTUMBUHAN (UMUR 16 – 22 MINGGU). Undergraduate thesis, Peternakan.

[img]
Preview
PDF
86Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

186Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

107Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

51Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

28Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

416Kb

Abstract

RINGKASAN NUR FITRIANI. H2A 009 154. 2013. Pengaruh Penambahan Tepung Jahe Merah Dalam Ransum Terhadap Bobot Badan Dan Ukuran Tubuh Ayam Kampung Periode Pertumbuhan (Umur 16 – 22 Minggu). (Effects of Red Ginger Flour Addition in Rations Against Body Weight and Body Size Kampung Chiken Growth Period (Age 16-22 Weeks) (Pembimbing : EDJENG SUPRIDJATNA dan WARSONO SARENGAT) Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji penambahan level tepung jahe merah terhadap pertumbuhan dan ukuran tulang ayam kampung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2012 di Kandang Unggas Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Semarang. Materi yang digunakan adalah ayam kampung betina umur 20 minggu sebanyak 100 ekor dengan bobot badan setara 1202,96 ± 67,01 g/ekor. Bahan pakan yang digunakan adalah jagung, bekatul, bungkil kedelai, tepung ikan, dan pollard. Model rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan 4 ulangan yaitu perlakuan T0 = ransum tanpa penambahan tepung jahe merah; T1 = ransum dengan penambahan tepung jahe merah 0,25%; T2 = ransum dengan penambahan tepung jahe merah 0,5%; T3 = ransum dengan penambahan tepung jahe merah 0,75%; T4 = ransum dengan penambahan tepung jahe merah 1%. Data dianalisis ragam menggunakan uji F dan dilanjutkan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertambahan bobot badan T0, T1, T2, T3 dan T4 adalah 1383,17 g, 1399,49 g, 1446,83 g, 1428,25g dan 1432,49 g. Panjang dada T0, T1, T2, T3 dan T4 adalah 10,98cm, 11,93cm, 12,36cm, 11,78cm dan 11,47cm. Lebar dada T0, T1, T2, T3 dan T4 adalah 8,93cm, 9,47cm, 9,55cm, 9,79cm dan 9,48cm. Panjang sayap T0, T1, T2, T3 dan T4 adalah 10,13cm, 10,22cm, 10,17cm, 10,13cm dan 10,49cm. Panjang Tarsometatarsus T0, T1, T2, T3 dan T4 adalah 8,48 cm, 8,85cm, 8,83cm, 8,56cm dan 8,47cm. Panjang Tibia T0, T1, T2, T3 dan T4 adalah 10,92cm, 11,92cm, 11,53cm, 11,91cm dan 11,44cm. Panjang Femur T0, T1, T2, T3 dan T4 adalah 9,19cm, 9,51cm, 9,64cm, 9,5cm dan 9,36 cm. Hasil analisis menunjukkan penambahan tepung jahe merah hingga level 1% tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pertambahan bobot badan dan ukuran tubuh ayam kampung meliputi panjang dada, lebar dada, panjang sayap, panjang Tarsometatarsus, Panjang Tibia , Panjang Femur. Simpulan penelitian ini yaitu perlakuan penambahan tepung jahe merah hingga level 1% belum berpengaruh tetapi masih dapat digunakan karena tidak mengganggu performans dan kesehatan ternak itu sendiri.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:42689
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:18 Mar 2014 12:54
Last Modified:18 Mar 2014 12:54

Repository Staff Only: item control page