Analisis Fungsi Pelaksanaan Program ASI Eksklusif oleh Bidan Puskesmas di Kota Palangka Raya

Wahyuni, Seri and Jati, Sutopo Patria and Purnami, Cahya Tri (2014) Analisis Fungsi Pelaksanaan Program ASI Eksklusif oleh Bidan Puskesmas di Kota Palangka Raya. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]PDF
11Kb

Abstract

Universitas Diponegoro Fakultas Kesehatan Masyarakat Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsentrasi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Minat Manajemen Kesehatan Ibu dan Anak 2013 ABSTRAK Seri Wahyuni Analisis Fungsi Pelaksanaan Program ASI Eksklusif oleh Bidan Puskesmas di Kota Palangka Raya xv + 125 halaman + 6 tabel + 9 gambar + 19 lampiran Cakupan ASI Eksklusif di Kota Palangka Raya mengalami penurunan dari 30,2% pada tahun 2010 menjadi 19,5% pada tahun 2011. Program ASI Eksklusif di Kota Palangka Raya merupakan salah satu upaya untuk menurunkan angka kematian bayi. Bidan mempunyai peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan program tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi pelaksanaan program ASI Eksklusif oleh bidan puskesmas di Kota Palangkaraya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam menggunakan pedoman wawancara mendalam. Informan utama dalam penelitian ini adalah empat bidan yang telah mengikuti pelatihan program ASI Eksklusif. Informan triangulasi Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar dan Staf Gizi Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Kepala Puskesmas, Bidan koordinator, Ibu Hamil dan Ibu menyusui. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa cakupan ASI Eksklusif masih rendah dari target yang ditetapkan nasional. Rendahnya cakupan ASI Eksklusif tidak hanya dipengaruhi oleh petugas kesehatan saja tetapi dapat dipengaruhi oleh faktor lain yaitu: faktor pengetahuan ibu, faktor sosial budaya, faktor psikologis ibu, faktor demografi, belum adanya peraturan walikota tentang ASI Eksklusif. Disamping itu pula faktor motivasi, komunikasi, kepemimpinan, pengarahan, pengawasan dan supervisi juga berpengaruh terhadap rendahnya cakupan ASI Eksklusif. Saran untuk pemerintah agar membuat peraturan walikota tentang ASI Eksklusif dan membuat anggaran untuk program ASI Eksklusif. Bagi dinas kesehatan Kota Palangka Raya agar mengkomunikasikan program ASI Eksklusif kepada petugas kesehatan secara rutin dan berkelanjutan serta melibatkan semua pihak yang terkait. Bagi ikatan bidan daerah meningkatkan perannya untuk promosi ASI Eksklusif. Bagi bidan agar dapat melakukan sosialisasi dan pendidikan kesehatan tentang pentingnya ASI Eksklusif bagi pertumbuhan bayi kepada ibu hamil, ibu bersalin dan ibu menyusui dengan melibatkan keluarga, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kata kunci : Fungsi Pelaksanaan, Program ASI Eksklusif, Bidan Referensi : 52 (1992-2012) Diponegoro University Faculty of Public Health Master’s Program in Public Health MajoringinHealthPolicyAdministration Sub Majoring in Maternal and Child Health Management 2013 ABSTRACT Seri Wahyuni Function Analysis of the Program Implementation of Exclusive Breastfeeding by Midwives at Health Center in Palangka Raya City xv + 125 pages + 6 tables + 9 figures + 19 enclosures Coverage of exclusive breastfeeding in Palangka Raya City diminished from 30.2% in 2010 to 19.5% in 2011. The program of exclusive breastfeeding is one of the efforts to decrease infant mortality rate. Midwives have an important role to implement the program. This research aimed to analyze the function of the program implementation of exclusive breastfeeding by midwives at health center in Palangka Raya City. This was qualitative research. Data were collected using indepth interview. Main informants consisted of four midwives who had ever followed training of exclusive breastfeeding program. In addition, informants for triangulation purpose were Head of Basic Health Service Section, Staff of nutrition section at Palangka Raya City Health Office, Head of Health Center, Coordinator Midwives, Pregnant Women, and Breastfeeding Mothers. The result of this research showed that coverage of exclusive breastfeeding was lower than the national target. This problem was due to by factors of health workers and others namely mother’s knowledge, socio-culture, mother’s psychology, demography, and mayor’s regulation about exclusive breastfeeding. Additionally, the factors of motivation, communication, leadership, briefing, monitoring, and supervising also influenced the low coverage of exclusive breastfeeding. As a suggestion, the local government needs to make regulation about exclusive breastfeeding and allocate funds for the program of exclusive breastfeeding. Palangka Raya City Health Office needs to communicate the program of exclusive breastfeeding to health workers regularly and involve all related sectors. Midwives association needs to increase the role to promote the program of exclusive breastfeeding. Midwives need to socialize and educate pregnant women, maternal, breastfeeding mothers about the importance of exclusive breastfeeding by involving family, community leaders, and religious leaders. Key Words :Function of Implementation, Program of Exclusive Breastfeeding, Midwife Bibliography : 52 (1992-2012)

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Public Health
ID Code:42630
Deposited By:Mr. Mikm Undip
Deposited On:11 Mar 2014 11:19
Last Modified:19 May 2014 15:45

Repository Staff Only: item control page