HUBUNGAN BEBERAPA FAKTOR IBU DENGAN KEJADIAN ABORTUS SPONTAN (STUDI DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK AN NI'MAH KECAMATAN WANGON KABUPATEN BANYUMAS JANUARI-JUNI 2007)THE RELATION AMONG FACTORS OF MOTHER WITH SPONTANEOUS ABORTION (STUDY AT AN NI'MAH MOTHER AND CHILD'S HOSPITAL WANGON DISTRICT BANYUMAS JANUARY-JUNE 2007)

Kusniati, Kusniati (2007) HUBUNGAN BEBERAPA FAKTOR IBU DENGAN KEJADIAN ABORTUS SPONTAN (STUDI DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK AN NI'MAH KECAMATAN WANGON KABUPATEN BANYUMAS JANUARI-JUNI 2007)THE RELATION AMONG FACTORS OF MOTHER WITH SPONTANEOUS ABORTION (STUDY AT AN NI'MAH MOTHER AND CHILD'S HOSPITAL WANGON DISTRICT BANYUMAS JANUARY-JUNE 2007). Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
15Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Abortus spontan adalah salah satu kelainan lama kehamilan dimana hasil konsepsi keluar sebelum usia kehamilan 20 minggu. Salah satu faktor yang berhubungan dengan abortus spontan yaitu faktor ibu seperti riwayat abortus spontan, usia ibu, urutan kehamilan, jarak kehamilan,dan pemeriksaan kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan beberapa faktor ibu dengan kejadian abortus spontan. penelitian ini menggunakan metode survei penjelasan dengan pendekatan studi kross seksional. Populasi yang digunakan yaitu semua ibu hamil dengan kriteria inklusi usia kehamilan kurang dari 20 minggu dan ibu nifas postabortus. Sampel diambil secara acak sederhana sebanyak 51 responden dari 138. Analisis data dengan fisher exact (riwayat abortus spontan, usia ibu), uji koreksi yate (urutan kehamilan, jarak kehamilan, dan pemeriksaan kehamilan). Untuk menggambarkan seberapa baik ketepatan hasil penelitian dilihat dengan confidence interval. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari seluruh responden yang tidak mempunyai riwayat abortus spontan (76,5%), berusia reproduksi sehat (84,3%), urutan kehamilan tidak berisiko (51,0%) rata-rata 2,29 dan paling banyak pada urutan kehamilan kedua, jarak kehamilan tidak berisiko (51,0%) rata-rata 4,12 tahun, pemeriksaan kehamilan tidak lengkap (51,0%) dalam hal imunisaasi TT (64,7%) dan tablet besi (72,5%), terjaadi abortus spontan (29,4%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna usia ibu (p value=0,005)dengan kejadian abortus spontan, tidak ada hubungan yang bermakna riwayat abortus spontan (p value=0,302), urutan kehamilan (p value=0,928), jarak kehamilan (p value=1,000), dan pemeriksaan kehamilan (p value=0,255)dengan kejadian abortus spontan. Pada tingkat kepercayaan 95% hasil penelitian yang akurat (urutan kehamilan dan jarak kehamilan), cukup akurat (riwayat abortus spontan dan pemeriksaan kehamilan), dan kurang akurat (usia ibu). Diharapkan pihak Rumah Sakit memberikan pelayanan sesuai apa yang harus diterima ibu pada waktu berkunjung. Ibu hamil diharapkan jangan bekerja terlalu lelah sehingga bisa membahayakan janin yang dikandung. Bagi pasangan usia subur dalamn merencanaklan kehamilan diharapkan memeprhatikan beberapa faktor ibu seperti usia ibu. Spontaneous abortion is a kind of old pregnant disparity which the result of conception out before 20 weeks of pregnancy. One factor that related to dpontaneous abortion are mother's factors like spontaneous abortin history, mother age, pregnancy sequence, pregnancy spacing, and antanatalcare. The aim of this reseach is recognizing the relation among factors of mother with spontaneous abortion. This reseach is using explanatory survey method with cross sectional study. All of pregnant mothers with less than 20 weeks age of pregnancy and chilbed postabortum are being used as the population. It is used simple random sampling with 51 respondent from 138 as the sample. Data analyze using chi square test with fisher exact (spontaneous aboriton history, mother age), yates correction (pregnancy sequence, pregnancy spacing, antenatal care). Confidence interval was using to describe how precision of the research. From all respondent who hadn't spontaneous abortion history (76,5 %), in health reproductive age (84,3 %), no risk pregnancy sequence (51,1 %)with average 4,12 years old, and incomplete antenatalcare (51,1%) in TT immunization (64,7%) and Fe tablets (72,5%), spontaneous abortion (29,5%). Chi square test show that is there a significant relation between spontaneous abortion history (p value=0,302), pregnancy sequence (p value=0,928), pregnancy sapcing (p value=1,000), and antenatalcare (p value=0,255). At 95% of signoficance level the result that accurate (pregnancy sequence, pregnancy spacing), enough accurate (spontaneous abortion history), less accurate (mother age). Hospital management should give appropriate services to pregnant mother taht coming there. Pregnant mother shouldn't work too hard so that could damage their baby. For fertile couple, they have to pay attention to the factors of mother like mother age. Kata Kunci: abortus spontan, faktor ibu.spontaneous abortion, factors of mother

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:4260
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:19 Jan 2010 09:09
Last Modified:19 Jan 2010 09:09

Repository Staff Only: item control page