STRUKTUR RUANG SEBAGAI PENDUKUNG PENERAPANKONSEP TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT DI KAWASAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG

ILMA, Faradina and RATNASARI R, Anita (2012) STRUKTUR RUANG SEBAGAI PENDUKUNG PENERAPANKONSEP TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT DI KAWASAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]PDF
Restricted to Repository staff only

8Mb

Abstract

Konsep Transit Oriented Development (TOD) merupakan salah satu konsep untuk mengatasi permasalahan transportasi melalui penataan ruang berorientasi transit yang didesain untuk memaksimalkan lingkungan dengan pola guna lahan campuran yang mengelompok di sekitar tempat pemberhentian angkutan umum. Konsep TOD telah banyak diadopsi oleh beberapa negara dan telah berhasil mengatasi permasalahan transportasi, salah satunya adalah di Calgary, Kanada; Region Hannover, Jerman; Stockholm, Swedia; dan Curitiba, Brazil. TOD pada dasarnya bertujuan untuk mengakomodasi pergerakan dengan cara membangun komunitas dimana penggunaan lahan dan transportasi saling mendukung sehingga penduduk dapat tinggal dan bekerja di lokasi yang saling terhubung (Greater Cleveland RTA, 2007). Hubungan antara penggunaan lahan dan sistem transportasi untuk mengakomodasi pergerakan ini dirancang untuk menghasilkan bentuk-bentuk keruangan yang efisien yang selanjutnya akan membentuk “spatial imprint” berupa struktur ruang. Dalam penelitian Wimardana (2011), disebutkan bahwa elemen penentu keberhasilan penerapan TOD diantaranya adalah tata guna lahan dan sistem transportasi dimana keduanya merupakan unsur-unsur pembentuk struktur ruang.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
ID Code:42382
Deposited By:JPWK Planologi
Deposited On:21 Feb 2014 11:02
Last Modified:14 Jul 2014 10:10

Repository Staff Only: item control page