PERAN INOVASI TEKNOLOGI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) TERHADAP KINERJA AGRIBISNIS PADI BERAS MERAH (Oriza sativa L) DI DESA JAMBANGAN, KECAMATAN BAWANG, KABUPATEN BATANG

HARIYANTO, Wahyudi (2012) PERAN INOVASI TEKNOLOGI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) TERHADAP KINERJA AGRIBISNIS PADI BERAS MERAH (Oriza sativa L) DI DESA JAMBANGAN, KECAMATAN BAWANG, KABUPATEN BATANG. Masters thesis, Program Pascasarjana Undip.

[img]
Preview
PDF
187Kb

Abstract

Tujuan penelitian adalah (1) Mengetahui kinerja agribisnis padi beras merah yang dilaksanakan oleh petani sebelum dan setelah inovasi; (2) Mengetahui peran inovasi padi beras merah dalam meningkatkan kinerja agribisnis; (3) Merumuskan strategi pengembangan padi beras merah untuk mendukung pangan fungsional/kesehatan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Penelitian dilaksanakan pada bulan September-Desember 2011 di Desa Jambangan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang. Responden berjumlah 50 orang, terdiri dari 40 petani padi beras merah, 1 orang produsen benih, 2 orang pedagang saprotan, 2 orang pemilik rice milling unit, 2 orang pedagang beras, 2 orang pengurus Gapoktan, dan 1 orang lembaga penyuluhan. Data dianalisis dengan cara deskriptif dan eksplanatif menggunakan fungsi produksi frontier Cobb Douglas, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi teknologi PTT mampu meningkatkan kinerja subsistem produksi dengan indikator terjadi peningkatan penggunaan varietas Aek Sibundong, teknologi jarak tanam, efisiensi jumlah bibit, penerapan pemupukan yang mendekati dosis rekomendasi, penggunaan umur bibit muda, dan efisiensi penggunaan air. Hal ini diperkuat oleh analisis regresi yang menunjukkan bahwa inovasi teknologi tenyata mengubah koefisien determinasi dari 0.440 (sebelum) menjadi 0.656 (setelah inovasi). Produktivitas padi beras merah juga meningkat dari 2,948 ton/ha menjadi 6,212 ton/ha. Hasil analisis biaya dan pendapatan juga menunjukkan peningkatan keuntungan, dari Rp 1.365.143 dan R/C ratio 1,96 menjadi Rp 3.405.526 dan R/C ratio 3,62 atas biaya diperhitungkan. Peningkatan keuntungan atas biaya total terjadi dari Rp 720.709 dan R/C ratio 0,54 menjadi Rp 2.725. 393 dan R/C ratio 1,68. Hasil analisis tingkat efisiensi teknis rata-rata sebelum inovasi adalah 0,7857 dan setelah inovasi 0,7637. Inovasi pada subsistem produksi juga berdampak pada subsistem agribisnis lainnya yaitu (1) subsistem agroinput, berdampak pada penyediaan perbenihan, dari benih asalan menjadi pengadaan benih bermutu yang diusahakan oleh Gapoktan; (2) subsistem pengolahan, dari padi beras merah yang diproses hingga berwarna putih, menjadi padi beras merah yang diolah dengan mempertahankan warna merahnya; (3) subsistem pemasaran, dari pasar lokal meningkat ke pasar luar daerah; (4) subsistem jasa penunjang, dari menggunakan modal sendiri meningkat menjadi mampu mengakses modal dari program pembiayaan agribisnis. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa penangkaran benih menjadi isu utama dengan posisi peta kekuatan berada pada kuadran 3 atau penangkar benih padi beras merah di lokasi penelitian lemah, namun berpeluang besar untuk dikembangkan. Besarnya dampak inovasi PTT terhadap kinerja agribisnis padi beras merah, disarankan inovasi teknologi PTT dapat direplikasi pada skala yang lebih luas. Kata Kunci: Inovasi padi, Kinerja, Agribisnis, Padi beras merah The purpose of the research were to (1) identify agribusiness performance of red rice carried out by farmers before and after getting exposure of technology innovation; (2) identify the role of the innovation of red rice in accelerating agribusiness performance; (3) formulate the scaling up of red rice to support functional food/health for the people. Research was conducted on September – December 2011in the village of Jambangan, Sub-District of Bawang, District Batang. The number of respondents was 50, consisted of 40 farmers who planted red rice, 1 seed producer, 2 sellers of agricultural supporting materials, 2 rice milling unit owners, 2 rice sellers, 2 members of a farmer group, and 1 extension worker. Data collected were analyzed using descriptie and explanatie of frontier production function of Cobb Douglas and SWOT analyzes. Research results show that the innovative technology of Integrated Crop Management improves the performance of production sub-system confirmed by the indicators that show the increase number of farmers using Aek Sibundong variety, applying technology of planting space, being efficiently used of seed, applying recommended amount of fertilizer, using young seedling, being efficiently used of water. Regression analyzes proves that innovative technology improve determination coefficient from 0.440 (before) to 0.656 (after the introduction of innovative technology). Red rice productivity increases from 2.948 ton/ha to 6.212 ton/ha. Meanwhile, input/output analyzes verifies the increase of benefit from Rp 1,365,143 with R/C ratio 1.96 to Rp 3,405,526 with R/C ratio 3.62. Similarly, the analysis confirms that the technical efficiency has an average of 0.7857, before the introduction of innovative technology, and 0.7637, after the introduction of innovative technology. Innovation on the production sub system corroborates its impact to other agribusiness sub system; (1) agro input sub system; from unlabeled seed to labeled seed produced by farmer group; (2) post production sub system; white grain processing to red grain product; (3) marketing sub system; locally marketed to regional marketed; (4) supporting sub system; individual capital to agribusiness based capital loan program. Moreover, SWOT analysis show that breeders becomes the main issue which its position is in 3rd quadrant which means that red rice breeders in the research locus is weak; however, they have opportunity to be developed. Considering the impact of the Integrated Crop Management to agribusiness performance on red rice, it is expected that this approach could be replicated to other regions. Key word; rice innovation, performance, agribusiness, red rice.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:S Agriculture > SB Plant culture
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Agribusiness
ID Code:42362
Deposited By:Mrs Ekana Perpus Pasca
Deposited On:20 Feb 2014 11:26
Last Modified:20 Feb 2014 11:26

Repository Staff Only: item control page