Sentra IndustriPengolahanHasilPerikanan

Rosita Maharani, Maria and Indarto, Eddy and Budi Sardjono, Agung (2013) Sentra IndustriPengolahanHasilPerikanan. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
329Kb
[img]
Preview
PDF
936Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

969Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1475Kb
[img]
Preview
PDF
2032Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

875Kb
[img]
Preview
PDF
92Kb
[img]
Preview
PDF
218Kb
[img]
Preview
PDF
177Kb

Abstract

Indonesia dengan ± 17.508 buah pulau, sekitar 5.8 juta km2 laut, dan 81.000 km pantai, memiliki potensi sumber daya ikan yang sangat besar dan beragam. Peningkatan peran sektor perikanan dan kelautan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi, merupakan salah satu misi departemen Kelautan dan Perikanan melalui penciptaan iklim usaha yang kondusif, mendorong pertumbuhan investasi dan bisnis perikanan, serta pengembangan pemasaran hasil laut dan ikan untuk pasar domestik dan internasional. Secara makro Propinsi Jawa Tengah memiliki potensi pengembangan usaha perikanan laut yang sangat besar. Di Laut Jawa, kaya akan jenis-jenis ikan pelagis kecil dan ikan demersal dengan potensinya sebesar 796,640,00 ton/tahun, sedang Samudera Indonesia kaya dengan potensi udang dan ikan-ikan pelagis besar seperti Tuna, Hiu, dan lain sebagainya dengan potensi sebesar 1.076.890,00 ton/tahun. (Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng) Berdasarkanposisigeografis, kota Semarang terletakantara 6o50’ – 7o10’ LS dan 109o50’ – 110o35’ BT. Padasebelahutarasecara administrative Semarang berbatasandenganLautJawa, dengankeadaandemikian, makakotasemarangmerupakankotapesisir yang mempunyaiwilayahpantai. Garispantai yang membatasikota Semarang yaitusepanjang 13,67 km. (Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng).Potensitersebutmenempatkan Semarang sebagaikota yang dikaruniaisumberdayakelautandanperikanan yang besar. Namunbesarnyapotensitersebutbelumdapatmensejahterakan kehidupanparamasyarakatkecil yang menjadikanlautsebagaimatapencaharianutamasepertinelayan.Tarafhidupdantingkatekonominelayanmasihtergolongsangatrendah.sekitar 90 persenkepalakeluarga (KK) nelayanmasihhidupdalamkemiskinan(http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2009/04/06/19570143/Sekitar.90.Persen.Nelayan.Hidup.Miskin. Diakses 6 Mei 2013 pukul 11:59). Padatahun 2011 jumlahnelayanmiskinmencapai 7,87juta orang atau 25,14 persendarijumlahpendudukmiskin Indonesia yang mencapai 31,02 juta orang. Jumlah 7,87juta orang tersebardisekitar 10.600 Desanelayanmiskin yang tersebar di tanah air. Salah

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:42283
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:18 Feb 2014 11:13
Last Modified:18 Feb 2014 11:13

Repository Staff Only: item control page