DESA MANDIRI BEBASIS ECOVILLAGE DI DESA JAPAN

WAHYU SETIAWAN, DENI and Nugroho, Satrio and Budi Sardjono, Agung (2013) DESA MANDIRI BEBASIS ECOVILLAGE DI DESA JAPAN. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
258Kb
[img]
Preview
PDF
321Kb
[img]
Preview
PDF
417Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1054Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1808Kb
[img]
Preview
PDF
278Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1100Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

608Kb

Abstract

Revolusi industri yang terjadi pada tahun 1750-1850 menyebabkan terjadinya perubahan secara besar-besaran di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi serta memiliki dampak yang mendalam terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan budaya di dunia. Begitu pula dengan dampaknya di bidang arsitektur dan perancangan perkotaan. Adanya revolusi industri menyebabkan perubahan paradigma. Salah satunya adalah paradigma tentang tenaga yang awalnya hanya didapat dari tenaga manusia atau tenaga kuda, setelah adanya revolusi industri tenaga didapatkan dari mesin. Zaman revolusi industri sering disebut sebagai zaman industrialisasi. Zaman industrialisasi ini pertama kali dimulai di Inggris. Zaman industrialisasi mengubah wujud dan kehidupan di negara di dunia, kota dan desa, termasuk negara Indonesia. Zaman industrialisasi memberi dampak positif, di sisi lain juga memberi dampak negatif. Masalah industrialisasi berkaitan dengan aspek ekonomi, politik, sosial, budaya, dan keamanan. Beberapa masalah industrialisasi adalah (1) pertumbuhan penduduk dan arus urbanisasi yang tinggi, (2) pengembangan tata ruang di perkotaan yang semakin tidak terkendali, (3) penurunan kualitas lingkungan di perkotaan, termasuk polusi udara, dan (4) menipisnya sumber daya alam. Dampak dari zaman industrialisasi membuat pola hidup masyarakat di Indonesia mengalami perubahan struktur masyarakat, yaitu dari masyarakat agraris menjadi masyarakat industri. Adanya mesin-mesin mendorong aspek perekonomian sehingga di kota-kota muncullah banyak pabrik dan perkembangan industri. Fenomena ini menyebabkan meningkatnya penduduk usia produktif yang melakukan urbanisasi dari desa ke kota untuk bekerja di pabrik ataupun bidang industri dan jumlahnya pun tidak terkontrol. Hal ini mengakibatkan menurunnya penduduk usia produktif di desa, sehingga sumber daya alam yang tersedia di desa kurang ada yang mengelola. Pengelolaan sumber daya alam di desa dilakukan oleh penduduk yang sudah mulai menurun produktifitasnya. Padahal jika sumber daya alam yang ada di desa dapat dikelola secara maksimal, maka dapat menjadikan masyarakat di desa menjadi berkembang dan sejahtera.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:42276
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:17 Feb 2014 14:21
Last Modified:17 Feb 2014 14:21

Repository Staff Only: item control page