Tangerang Mediatheque dengan Penekanan Desain High Tech Architecture

Hario Wibowo, Ardian and Dwiyanto, Agung and Sudarwanto, Budi (2013) Tangerang Mediatheque dengan Penekanan Desain High Tech Architecture. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
439Kb
[img]
Preview
PDF
89Kb
[img]
Preview
PDF
479Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1649Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1360Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1360Kb
[img]
Preview
PDF
302Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1306Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

682Kb

Abstract

Kota Tangerang, sebagai salah satu kota penyangga ibu kota Jakarta, merupakan kota yang saat ini semakin berkembang dari tahun ke tahun. Total jumlah penduduk tahun 2012 berjumlah 1.631.198 (Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil 2013) dengan arus Urbanisasi yang meningkat sebesar 7% setiap tahunnya. Hampir di setiap daerah terdapat gedung baru.Seperti gedung pemerintahan, rekreasi, komersial, dan lain sebagainya. Di bidang pendidikan, kota Tangerang memiliki 504 Sekolah Dasar, 176 Sekolah Menengah Pertama, 87 Sekolah Menengah Umum, 98 Sekolah Menengah Kejuruan, 5 Perguruan Tinggi (Kota Tangerang dalam Angka 2011) akan tetapi berdasarkan angka partisipasi sekolah pada tahun 2011 masih terdapat 1,05% penduduk tingkat sekolah dasar yang belum/tidak sekolah, 6,42% penduduk tingkat SLTP dan 27,87% penduduk tingkat SLTA yang tidak sekolah. Sarana belajar sebenarnya tidak hanya berasal dari pendidikan formal seperti sekolah, namun bisa juga berasal dari sarana informal seperti perpustakaan. Hal ini juga sesuai dengan kutipan dari The American Library Association, dimana istilah perpustakaan juga diartikan sebagai pusat media, pusat belajar, sumber pendidikan, pusat informasi, pusat dokumentasi dan pusat rujukan. Hal ini juga diperkuat oleh UUD RI No.43 tahun 2007, bahwa dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat mengembangkan potensi masyarakat agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan nasional. Di sisi lain, Pemerintah kotaTangerang masih kurang tanggap mengenai hal ini. Salah satu contohnya ialah kurang layaknya layanan pusat informasi dan sumber pengetahuan, yakni gedung perpustakaan umum.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:42274
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:17 Feb 2014 13:44
Last Modified:17 Feb 2014 13:44

Repository Staff Only: item control page