Strategi Pengembangan Obyek Wisata alam Bumi Perkemahan Palutungan Taman Nasional Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat: Pendekatan Daya Dukung Lingkungan Wisata

Silvia Lucyanti, - (2013) Strategi Pengembangan Obyek Wisata alam Bumi Perkemahan Palutungan Taman Nasional Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat: Pendekatan Daya Dukung Lingkungan Wisata. Masters thesis, Program Magister Ilmu Lingkungan.

[img]
Preview
PDF
445Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

2644Kb

Abstract

ABSTRAK Perkembangan wisata di kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) saat ini menunjukkan kemajuan yang cukup pesat ditandai dengan peningkatan jumlah wisatawan yang datang khususnya di obyek wisata Bumi Perkemahan (Buper) Palutungan. Peningkatan jumlah wisatawan dikhawatirkan melebihi daya dukung yang dapat berpengaruh terhadap kondisi fisik lingkungan, kepuasan pengunjung, persepsi sosial serta perekonomian masyarakat terkait aktivitas wisata di Buper Palutungan. Strategi pengelolaan obyek wisata alam Buper Palutungan perlu menyesuaikan kondisi yang ada terkait daya dukung lingkungan wisata agar dapat mewujudkan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan penyusunan strategi yang tepat dalam pengembangan obyek wisata Buper Palutungan berdasarkan kondisi daya dukung baik dari aspek fisik, sosial-psikologis dan ekonomi. Metode yang digunakan dalam menganalisis kondisi daya dukung fisik adalah dengan rumus Cifuentes (1992) sedangkan daya dukung sosial-psikologis dan ekonomi menggunakan analisis deskriptif, dan penyusunan strategi menggunakan analisis SWOT. Penelitian ini menggunakan sampel pengunjung sebanyak 124 responden dan sampel masyarakat sebanyak 95 responden dengan teknik pengumpulan data melalui observasi/survey, wawancara, kuisioner dan studi literatur. Hasil perhitungan dan analisis daya dukung lingkungan wisata diperoleh kesimpulan bahwa rata-rata jumlah wisatawan yang datang ke Buper Palutungan masih berada di bawah daya dukung efektif (Effective Carrying Capacity) sebesar 218 pengunjung/hari. Daya dukung psikologis-sosial pengunjung berdasarkan persepsi tingkat kepuasan pengunjung pada penggunaan seluruh fasilitas mencapai 63,29 persen dan kepuasan akvitas wisata mencapai 71,72 persen artinya masih memenuhi daya dukung psikologis pengunjung dengan kategori “Puas”. Sedangkan tingkat penerimaan sosial masyarakat rata-rata adalah 74,31 puas dengan kategori “Cukup Menerima”. Keberadaan Buper Palutungan memberikan manfaat ekonomi namun masih terbatas pada masyarakat yang terlibat sebagai pelaku usaha dan masih minimnya keterlibatan masyarakat setempat dalam pengelolaan Buper Palutungan. Berdasarkan hasil analisis SWOT diperoleh 8 (delapan) prioritas strategi pengembangan diantaranya adalah peningkatan kerjasama dengan pihak pengelola, masyarakat, dan pemerintah dalam menarik kunjungan wisatawan terutama pada hari-hari off-season; pengelolaan dan pengaturan pengunjung sesuai dengan daya dukung fisiknya pada musim puncak (peak-season); peningkatan keterlibatan masyarakat dalam memperoleh manfaat ekonomi dengan pelatihan ketrampilan produk wisata; penataan ruang dan pengembangan fasilitas wisata sesuai dengan kondisi lingkungan lanskap; pengelolaan limbah sampah dan kebersihan; pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian dari sektor pariwisata; peningkatan keterlibatan masyarakat pada sektor wisata melalui peran lembaga model desa konservasi (LMDK); pengawasan oleh organisasi masyarakat terhadap gangguan yang timbul dari kedatangan pengunjung. Kata kunci: strategi, wisata, daya dukung, taman nasional, Bumi Perkemahan Palutungan xviii

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Environmental Science
ID Code:41999
Deposited By:ms Hastomo Agus
Deposited On:07 Feb 2014 13:02
Last Modified:07 Feb 2014 13:02

Repository Staff Only: item control page