Perbaikan Kualitas Air Limbah Industri Kerupuk dengan Sistem Subsurface Flow Constructed Wetland Menggunakan Tumbuhan Typha Angustifolia

Hamdani Abdulgani, - (2013) Perbaikan Kualitas Air Limbah Industri Kerupuk dengan Sistem Subsurface Flow Constructed Wetland Menggunakan Tumbuhan Typha Angustifolia. Masters thesis, Program Magister Ilmu Lingkungan.

[img]
Preview
PDF
70Kb
[img]
Preview
PDF
23Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

596Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

487Kb

Abstract

ABSTRAK Sentra industri kerupuk di Desa Kenanga telah dapat mengangkat perekonomian masyarakat setempat, tetapi sudah menimbulkan pencemaran terhadap air permukaan disekitarnya yang diakibatkan oleh air limbah yang dibuang secara langsung tanpa melalui pengolahan, sehingga air berwarna hitam dan bau busuk. Oleh karena itu perlu alternatif pengolahan air limbah, salah satunya adalah dengan sistem lahan basah buatan (constructed wetland). Dalam penelitian ini menggunakan sistem Subsurface Flow Constructed Wetland aliran vertikal dengan tumbuhan Typha angustifolia dan yang belum ditanami tumbuhan. Desain konstruksinya dibuat dari bahan kayu yang dilapisi plastik dan berdimensi 90 cm x 45 cm x 50 cm dengan media isian berupa pasir ukuran 1 – 5 mm setinggi 30 cm. Sedangkan untuk kontrol menggunakan menggunkan ember ukuran diameter 40 cm dan tinggi 20 cm. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan Subsurface Flow Constructed Wetland yang belum ditanami tumbuhan dan kemampuan tumbuhan Typha angustifolia dalam sistem Subsurface Flow Constructed Wetland dalam menurunkan kandungan TSS, Amoniak (NH3-N), BOD5, COD dan Sulfida (H2S) pada air limbah industri kerupuk. Tumbuhan Typha angustifolia yang digunakan mempunyai ketinggian 120 cm dan jumlah daun 10 buah yang sebelumnya diaklimatisasikan terlebih dahulu selama 10 hari dan ditanam dengan jarak 15 cm tiap rumpunnya. Pengoperasian dilakukan dengan cara mensirkulasikan air limbah secara intermiten 6 kali sehari, masing-masing selama 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sistem pengolahan Subsurface Flow Constructed Wetland dengan Typha angustifolia menghasilkan efisiensi penurunan pada waktu tinggal 5, 10 dan 15 hari, yaitu berturut - turut untuk TSS 73,78%; 77,18%; 84,71%; BOD5 85,83%; 90,33%; 94,17%; COD 86,94%; 90,65%; 94,87%; Amoniak (NH3-N) 76,07%; 84,25%; 87,52%; Sulfida (H2S) 94,56%; 99,18%; 99,81%. Kata kunci : Air limbah, kerupuk, Typha, lahan basah buatan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Environmental Science
ID Code:41991
Deposited By:ms Hastomo Agus
Deposited On:07 Feb 2014 11:36
Last Modified:07 Feb 2014 11:36

Repository Staff Only: item control page