PENGARUH SISTEM VENTURI SCRUBBER - EGR TERHADAP EMISI JELAGA MESIN DIESEL MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR CAMPURAN SOLAR - MINYAK JARAK

NUGROHO, ANDIKA IVAN and Syaiful, Dr., ST, MT and Arijanto, Ir., MT (2011) PENGARUH SISTEM VENTURI SCRUBBER - EGR TERHADAP EMISI JELAGA MESIN DIESEL MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR CAMPURAN SOLAR - MINYAK JARAK. Undergraduate thesis, Mechanical Engineering Department, Faculty Engineering of Diponegoro University.

[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1611Kb
[img]
Preview
PDF
668Kb

Official URL: http://mesin.undip.ac.id

Abstract

Kondisi alam sekarang sudah sangat memprihatinkan karena pemanasan global yang salah satunya disebabkan oleh hasil pembakaran kendaran bermotor yang tidak sempurna. Kendaraan yang ramah lingkungan sudah menjadi tuntutan dunia saat ini, termasuk di Indonesia. Mesin diesel merupakan jenis motor bakar yang mempunyai efisiensi tinggi dibandingkan dengan mesin bensin. Selain itu, mesin diesel dapat menggunakan bahan bakar alternatif. Salah satunya yaitu minyak nabati (biofuel). Jatropha telah dikenal sebagai bahan bakar alternatif terbarukan yang menarik yang dihasilkan dari minyak nabati. Oleh karena itu penggunaan Jatropha adalah pilihan yang tepat sebagai alternatif bahan bakar mesin diesel dalam menghadapi krisis minyak bumi. Namun, dengan keunggulan tersebut, emisi jelaga yang dihasilkan mesin diesel masih cenderung tinggi. EGR (Exhaust Gas Recirculation) pada mesin disel digunakan untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan menurunkan emisi jelaga. Cold EGR adalah suatu metode yang digunakan untuk mensirkulasikan gas buang kembali ke intake manifold. Pada penelitian ini, gas buang yang disirkulasikan didinginkan terlebih dahulu dengan menggunakan venturi scrubber pada variasi temperatur 37oC sampai 60oC. Pengujian ini dilakukan pada mesin diesel Isuzu Panther dengan beberapa variasi, yaitu beban, rpm, % EGR, temperatur EGR, dan variasi campuran jatropha - solar. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa kenaikkan % EGR dan temperatur EGR menaikkan smoke opacity yang dihasilkan, akan tetapi dapat diturunkan dengan menggunakan venturi scrubber. Nilai smoke opacity terbaik yaitu 11,03% yang terjadi pada variasi campuran minyak jarak 30%, EGR 13,9%, rpm 1300, baban 25%, dan temperatur EGR 37oC. Sedangkan semakin banyak campuran jatropha dalam solar, maka smoke opacity yang dihasilkan semakin turun. Dalam kaitannya dengan efisiensi bahan bakar, kenaikkan % EGR, temperatur EGR, dan campuran minyak jarak menaikkan efisiensi bahan bakar yang dihasilkan. Nilai efisiensi bahan bakar terbaik yaitu 23,12% yang terjadi pada variasi campuran minyak jarak 30%, EGR 20,9%, rpm 2500, beban 100%, dan temperatur EGR 60oC. Kata kunci: Emisi jelaga mesin diesel, Venturi Scrubber - EGR, Temperatur – EGR, Bahan bakar campuran solar – minyak jarak

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering
Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering
ID Code:41417
Deposited By:Mrs yuni nurjanah
Deposited On:21 Jan 2014 10:41
Last Modified:23 Jan 2014 11:52

Repository Staff Only: item control page