ANALISA SIFAT MEKANIS DAN STRUKTUR MIKRO ALUMINIUM 7075 HASIL PROSES DRY SHOT PEENING

NUGROHO, YOHANES BAYU EKO (2011) ANALISA SIFAT MEKANIS DAN STRUKTUR MIKRO ALUMINIUM 7075 HASIL PROSES DRY SHOT PEENING. Undergraduate thesis, mechanical engineering department, faculty engineering of Diponegoro university.

[img]
Preview
PDF
352Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

9Mb

Official URL: http://mesin.undip.ac.id/

Abstract

Aluminium 7075 banyak diaplikasikan pada pembuatan komponen pesawat terbang misalnya wing panel, stabilizer, frame atau bagian dari komponen pesawat yang membutuhkan kekuatan yang tinggi. Maka diperlukan suatu proses untuk meningkatkan kekuatan Aluminium 7075 supaya bias menahan bebab yang tinggi. Proses yang dilakukan untuk meningkatkan kekuatan ini adalah proses dry shot peening. Proses dry shot peening adalah proses pengerjaan dingin pada permukaan material dengan cara penembakan butiran baja pada permukaan material sehingga didapat tegangan sisa tekan. Tegangan sisa ini akan meningkatkan kekuatan aluminium 7075 tersebut. Untuk mengetahui pengaruh proses dry shot peening terhadap kekuatan material maka dilakukan beberapa pengujian mekanis. Spesimen yang dipersiapkan adalah aluminium 7075 dengan tebal 5 mm kemudian dipotong menggunakan mesin router dengan ukuran sesuai ASTM. Setelah itu spesimen dilakukan proses dry shot peening dengan intensitas yang berbeda. Intensitas yang dilakukan adalah 0.006A, 0.007A, 0.008A, 0.009A, 0.010A. Setelah itu dilakukan pengujian tarik, mikrografi, kekerasan mikro Vickers, dan pengujian kekasaran permukaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai kekuatan tarik, kekerasan, dan kekasarnnya meningkat. Besar kekuatan tarik paling besar diperoleh pada intensitas 0.006A yaitu sebesar 586.92 MPa. Nilai kekerasan dan kekasaran permukaan meningkat seiring bertambahnya intensitas dry shot peening. Nilai kekerasan dan kekasaran tertinggi didapat pada intensitas 0.010A. nilai kekerasan tertinggi didapat pada kedalaman 10 µm yaitu 237.89 VHN dan nilai kekasaran permukaan tertinggi yaitu 5.347. hasil untuk pengujian mikrografi dapat dilihat pada intensitas 0.010A proses shot peening akan menghasilkan lekukan terbesar yaitu dengan kedalaman 31.57 µm. Kata kunci: Aluminium 7075, dry shot peening, pengujian tarik, pengujian mikrografi, pengujian kekerasan mikro Vickers, pengujian kekasaran permukaan

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering
Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering
ID Code:41397
Deposited By:Mrs yuni nurjanah
Deposited On:21 Jan 2014 09:28
Last Modified:21 Jan 2014 09:30

Repository Staff Only: item control page