PENATAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN CILACAP KABUPATEN CILACAP MELALUI PENINGKATAN KUALITAS FISIK LINGKUNGAN

MARETHA, Cora and SUNARTI, Sunarti (2012) PENATAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN CILACAP KABUPATEN CILACAP MELALUI PENINGKATAN KUALITAS FISIK LINGKUNGAN. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]PDF
Restricted to Repository staff only

19Mb

Abstract

Permukiman di kawasan pesisir saat ini berkembang pesat, masyarakat memilih bermukim di pesisir karena dekat dengan sumber mata pencahariannya sebagai nelayan. Permukiman nelayan pada umumnya terbentuk secara alami dan tanpa bantuan pemerintah, sehingga tidak dilengkapi prasarana permukiman yang memadai, seperti di kampung nelayan Kelurahan Cilacap. Kondisi permukiman di kawasan ini sangat padat dengan sistem sanitasi dan drainase yang kurang memadai sehingga terjadi banjir saat hujan lebat. Selain itu ekonomi masyarakat yang rendah menyebabkan mereka tidak mampu memperbaiki fisik lingkungannya secara swadaya, sehingga kondisi permukiman pun terkesan kumuh. Maka dilakukan penelitian untuk mengetahui penaatan kawasan permukiman yang tepat untuk permukiman Kelurahan Cilacap. Tujuan dari penelitian adalah merumuskan bentuk penataan kawasan permukiman kumuh yang ada di wilayah pesisir Kelurahan Cilacap dari fisik bangunan dan lingkungan permukiman. Sasaran yang dilakukan dalam penelitian untuk menunjang pencapaian tujuan yaitu dengan mengidentifikasi kondisi fisik, sosial dan ekonomi masyarakat, lalu dilakukan analisis karakteristik fisik permukiman, sosial, ekonomi, dan kebijakan serta tingkat kekumuhan Metode penelitian yang digunakan berupa metode kuantitatif dengan teknik analsis deskriptif dan pembobotan untuk menganalisis data yang dikumpulkan secara primer dan sekunder. Output yang dihasilkan pada penelitian ini adalah bentuk penataan kawasan permukiman kumuh dengan peningkatan kualitas fisik. Hasil temuan analisis yang didapat yaitu, kondisi permukiman kumuh di wilayah studi terbagi menjadi kawasan tingkat kumuh sedang dan kumuh tinggi. Kondisi permukiman di kawasan tingkat kumuh sedang yaitu mayoritas hunian bertipe permanen dengan kondisi prasarana banyak yang rusak, tetapi kondisi perekonomian masyarakat baik serta memiliki kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. Berdasarkan kondisi tersebut penataan yang dilakukan dengan merehabilitasi permukiman dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersedia menyisihkan penghasilannya untuk perbaikan permukiman. Sedangkan kawasan permukiman dengan tingkat kekumuhan tinggi, kondisi perumahan dominan bertipe temporer dan berada di lahan illegal, penyediaan prasarana pun masih terbatas, dan kondisi perekonomian rendah serta belum seluruh masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan. Penataan yang dilakukan untuk kawasan kumuh tingg yaitu dengan merelokasi permukiman yang berada dilahan illegal serta melakukan peremajaan kawasan. Kata kunci: Kawasan Pesisir, Permukiman kumuh, dan penataan permukiman.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
ID Code:41141
Deposited By:JPWK Planologi
Deposited On:18 Dec 2013 10:17
Last Modified:14 Jul 2014 10:15

Repository Staff Only: item control page