PENGARUH HARGA LAHAN TERHADAP INTENSITAS PEMANFAATAN RUANG DI KORIDOR JALAN AHMAD YANI - BRIGJEN KATAMSO

ARDHIYATAMA, Benino Indra and SUNARYO, Broto (2011) PENGARUH HARGA LAHAN TERHADAP INTENSITAS PEMANFAATAN RUANG DI KORIDOR JALAN AHMAD YANI - BRIGJEN KATAMSO. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]PDF
Restricted to Repository staff only

6Mb

Abstract

Suatu tempat akan bernilai lebih jika ditempatkan pada suatu lokasi yang tepat atau strategis. Hal ini dikarenakan oleh sifat strategis itu sendiri yang dapat memudahkan orang menemukannya ataupun bisa menjadi ciri khas dari suatu lokasi tersebut, selain itu jika penempatan lokasinya strategis maka bukan tidak mungkin jika tempat itu akan semakin berkembang dibanding pertama kali didirikan atau ditempatkan.Permasalahan mengenai penentuan lokasi ini kemudan menjadi masalah yang kerap kali wajib dipecahkan, mengingat banyak sekali manfaat yang didapatkan dengan penempatan lokasi yang strategis. Dengan berangkat dari masalah tersebut, maka tidak heran jika semakin banyak orang yang berlomba dalam usaha penempatan lokasi strategis. Lokasi yang biasanya dianggap menjadi lokasi strategis adalah daerah yang menjadi pusat kota. Pusat kota menjadi simpul strategis dikarenakan banyaknya kegiatan yang berpusat disana. Kenyataan yang ada adalah harga lahan yang ada pada pusat kota tergolong lebih tinggi dibandingkan dengan daerah yang ada pada pinggiran kota. Oleh karena itu asumsi awal yang didapat adalah dengan harga lahan yang mahal maka besaran akan intensitas pemanfaatan ruang (KDB,KLB,GSB) juga semakin besar. Hal ini dikarenakan dengan mahalnya harga lahan yang ada maka semakin membuat pemilik lahan mengoptimalkan lahan yang ada untuk menutupi harga lahan tersebut. Salah satu kawasan yang cukup untuk mewakili sebagai daerah pusat kota adalah koridor jalan Ahmad Yani-Brigjen Katamso. Melihat dari survey awal dan juga kenyataan yang telah ada didapatkan bahwa koridor jalan tersebut selain dekat dengan pusat kota juga memiliki fungsi lahan yang sebagian besar adalah perdagangan dan jasa, sedangkan sebagian kecil yang lainnya adalah kawasan permukiman. Banyaknya perdagangan dan jasa yang ada merupakan hal yang wajar dikarenakan hanya fungsi lahan tersebutlah yang bernilai ekonomis sehingga mampu memberikan pendapatan yang dapat menutupi harga lahan bangunan yang dimilikinya. Dengan adanya penjelasan masalah yang telah disebutkan di atas, maka timbullah satu pertanyaan dari penelitian ini, yaitu “Bagaimana harga lahan suatu kawasan dapat dipengaruhi oleh intensitas pemanfaatan ruang”. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat menjawab pertanyaan penelitian sehingga dapat menjadi salah satu acuan dan menjadi salah satu referensi dalam pemilihan lokasi terutama di daerah pusat kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Kuantitatif digunakan untuk menganalisa harga lahan dengan besaran intensitas pemanfaatan ruang (KDB,KLB,GSB) dan diproses dengan memakai alat bantu statistic SPSS versi 16. Sedangkan kualitatif digunakan untuk mengidentifikasi adakah mini peak yang terjadi pada harga lahan pada daerah persimpangan. Pada akhir penelitian ini didapatkan bahwa besaran intensitas pemanfaatab ruang yang mempengaruhi harga lahan hanyalah sebatas Koefisien Lantai Bangunan. Besaran Koefisien Dasar Bangunan dan Garis Sempadan Bangunan tidak memberikan pengaruh yang signifikan pada harga lahan di koridor jalan Ahmad Yani-Brigjen Katamso. Hal ini dikarenakan pada besaran GSB ditemukan bukti bahwa angka sudah ditetapkan oleh pemerintah Kota Semarang sehingga mengakibatkan samanya besaran angka tersebut sepanjang jalan. Sedangkan besaran Koefisien Dasar Bangunan tidak memberi pengaruh dikarenakan pada kenyataannya didapat fakta bahwa banyak bangunan yang dekat dengan pusat kota memiliki besaran angka yang bahkan tidak banyak yang lebih dari 70%. Contoh yang dapat dengan mudah ditemui adalah adanya bangunan seperti SPBU yang hanya memiliki besaran KDB sebesar 25%. Persebaran besaran KDB yang tidak teratur mengakibatkan analisis antara harga lahan dengan KDB menjadi tidak sesuai dengan teori yang didapatkan pada awal penelitian.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
ID Code:41139
Deposited By:Jurnal Planologi
Deposited On:18 Dec 2013 10:01
Last Modified:14 Jul 2014 09:29

Repository Staff Only: item control page