PENGARUH ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP KONDISI EKONOMI DI DESA DUREN KECAMATAN BANDUNGAN

RAMADHAN, Arya Citra and RAHDRIAWAN, Mardwi (2011) PENGARUH ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP KONDISI EKONOMI DI DESA DUREN KECAMATAN BANDUNGAN. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]PDF
Restricted to Repository staff only

2643Kb

Abstract

Kawasan Bandungan merupakan kawasan pinggiran yang berada di Kabupaten Semarang dengan banyaknya usaha komersial yang ada disana salah satunya adalah Desa Duren. Persediaan lahan yang terbatas menyebabkan terjadinya kompetisi antar aktivitas untuk memperoleh lahan, dan pada suatu saat akan terjadi perubahan penggunaan lahan dari suatu aktivitas menjadi aktivitas lain yang lebih produktif. Dalam perkembangannya, perubahan penggunaan lahan tidak terjadi di setiap lokasi karena lahan memiliki tingkat kestrategisan dan potensi yang berbeda-beda, sehingga lahan yang memiliki tingkat kestrategisan yang tinggi akan berpeluang mengalami proses perubahan alih fungsi. Perubahan alih fungsi ini biasaya terjadi di kawasan yang memiliki keunikan dan karakteristik yang berbeda juga. Aktivitas komersial adalah sektor yang paling cepat tumbuh di tempat-tempat strategis karena sektor komersial memang dibutuhkan pada tempat strategis tersebut Banyaknya usaha komersial tersebut justru menyebabkan adanya alih fungsi lahan yang dapat menyebabkan kondisi ekonomi masyarakat khususnya petani menjadi berubah. Bagi mereka yang bekerja sebagai petani, alih fungsi ini sangat merugikan karena mata pencaharian utama mereka untuk bercocok tanam juga akan semakin kecil. Permasalahan ekonomi lainnya yang terjadi setelah adanya alih fungsi lahan adalah sebagian masyarakat disana belum mempunyai pekerjaan yang tetap karena lahan pertanian yang menjadi mata pencaharian mereka sudah berkurang atu bahkan sudah hilang. Adanya alih fungsi lahan di Desa Duren menjadi kawasan komersial yang terjadi menyebabkan semakin banyaknya para investor untuk membangun suatu kawasan komesial disana. Banyaknya investor yang membangun kawasan komersial karena letak dari Desa Duren dekat dengan pusat perdagangan dan jasa yaitu Pasar Bandungan. Oleh sebab itu, mereka mambangun kawasan komersial dekat dengan pusat perdagangan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Semakin banyaknya alih fungsi yang terjadi maka berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut khususnya para petani yan lahan pertaniannya berubah fungsi menjadi kawasan komersial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif serta alat analisis yang digunakan adalah analisis crosstabs yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perubahan yang terjadi di kehidupan masyarakat setelah alih fungsi lahan pertanian dengan kondisi ekonomi masyarakat yang terjadi setelah alih fungsi. Bentuk data yang bersifat kuantitatif atau angka statistik dapat disimpulkan kemudian akan dideskripsikan guna memperjelas dan memberikan kemudahan dalam pemahaman kepada masyarakat maupun pembaca. Untuk mencapai tujuan dilakukan analisis berupa analisis kondisi sosial ekonomi masyarakat Desa Duren Kecamatan Bandungan, analisis kondisi guna lahan Desa Duren Kecamatan Bandungan, Analisis dampak adanya alih fungsi lahan menjadi kawasan komersial di Desa Duren dan analisis pengaruh perubahan alih fungsi lahan pertanian di Desa Duren. Selanjutnya dilakukan sintesa analisis sehingga dapat diketahui alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan komersial yang berpengaruh terhadap kondisi ekonomi petani di Desa Duren Kecamatan Bandungan. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa adanya alih fungsi tersebut memberikan kerugian kepada petani dengan lahan yang mereka miliki berubah fungsinya. Tetapi ada beberapa hal yang juga memberikan dampak yang menguntungkan kepada petani. Di Desa Duren terdapat dua jenis petani yang terkena alih fungsi lahan tersebut. Ada petani besar dan petani non pemilik ( petani garapan ) . Dampak yang memberikan keuntungan tersebut dirasakan pada petani besar karena mereka cenderung mempunyai lahan pertanian yang cukup besar. Oleh karena itu dengan adanya alih fungsi lahan pertanian tersebut tidak begitu mempengaruhi lahan pertanian yang dimilikinya karena petani tersebut mempunyai lahan yang cukup luas dan walaupun petani tersebut mengalami kerugian tetapi masih bisa untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Sedangkan untuk petani non pemilik ( petani garapan ) dengan adanya alih fungsi lahan dirasakan sangat merugikan bagi mereka karena lahan pertanian yang mereka miliki hanya lahan garapan yang bukan miliknya sendiri. Oleh sebab itu dengan adanya alih fungsi lahan pertanian ini membuat mereka kehilangan pekerjaan mereka sebagai petani dan harus mencari pekerjaan lainnya untuk tetap bisa mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Karena Desa Duren merupakan kawasan pedesaan yang adatnya masih kuat, mereka beranggapan bahwa jika mata pencaharian mereka sebagai petani sudah tidak bisa diteruskan lagi maka akan sulit mencari pekerjaan kembali. Mereka hanya mempunyai keahlian sebagai petani yang identik dengan pedesaan. Salah satu cara yang bisa dilakukan petani garapan untuk tetap bisa mencukupi kebutuhan hidupnya adalah dengan cara berdagang hasil pertanian mereka di Pasar Bandungan yang merupakan pusat perdagangan di kawasan Bandungan. Rekomendasi yang dapat diberikan meliputi aturan yang ketat mengenai alih fungsi lahan pertanian yang dijadikan daerah non pertanian khususnya daerah terbangun seperti permukiman, kawasan komersial, industry yang harus menganut rencana tata ruang yang sudah ada. Mempertahankan potensi-potensi yang ada di Desa Duren yang bisa membuat desa tersebut banyak dikunjungi oleh wisatawan. Diperlukan kesempatan kerja bagi masyarakat yang ada disana untuk sebagai pegawai di salah satu usaha komersial tersebut. Perlu dilakukan sosialisasi mengenai usaha-usaha pengembangan sehingga antara kepentingan pemerintah yang ingin membangun usaha komersial dengan kepentingan masyarakat petani di Desa Duren dapat diwujudkan secara bersama-sama

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
ID Code:41133
Deposited By:JPWK Planologi
Deposited On:17 Dec 2013 16:26
Last Modified:14 Jul 2014 09:45

Repository Staff Only: item control page