KAJIAN KARAKTERISTIK KAMPUNG BATIK LAWEYAN SEBAGAI KAMPUNG TRADISIONAL DI KOTA SOLO

KUSUMANDARI, Ratih and KURNIATI, Rina (2011) KAJIAN KARAKTERISTIK KAMPUNG BATIK LAWEYAN SEBAGAI KAMPUNG TRADISIONAL DI KOTA SOLO. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]PDF
Restricted to Repository staff only

8Mb

Abstract

Suatu kota pasti mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Perkembangan tersebut merupakan proses alami yang membawa perubahan. Kelahiran suatu kota melalui proses sejarah yang panjang seiring perkembangan zaman akan memperlihatkan perkembangan dan perubahan baik pada kondisi fisik maupun non fisik. Seiring perkembangan zaman, modernisasi perkotaan umumnya mengacu pada gaya hidup tradisional ke perubahan sosial modern. Era modernisasi seperti sekarang ini banyak bermunculan pusat-pusat pertumbuhan kota baru yang secara tidak langsung dapat mengancam keberadaan kawasan lama dengan kondisi lingkungan yang masih tradisional dan memiliki nilai sejarah. Modernitas menjadikan manusia monodimensi, manusia jadi terasing dari kebudayaan aslinya. Fenomena yang berkembang saat ini adalah banyaknya penghancuran dari berbagai bangunan-bangunan tua bersejarah untuk memberikan tempat bagi bangunan-bangunan modern yang dirancang secara tidak sensitif, kurang cocok untuk lingkungan sekitarnya yang unik (Budiharjo, 2009). Pengaruh modernisasi juga mengakibatkan berubahnya kawasan lama terutama di kawasan perkotaan sehingga secara perlahan ciri ketradisionalan kawasan mulai memudar. Berbagai kawasan lama yang menarik diantaranya kampung tradisional dan kawasan etnis yang memiliki nilai sejarah dan filosofi kebudayaan. Kota Solo merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang cukup dikenal sebagai kota budaya. Oleh karena itu Solo mempunyai potensi yang berkaitan dengan kebudayaan seperti Keraton Kasunanan, Pasar Antik Windu Jenar, Istana Mangkunegaran, Museum Radya Pustaka, Kampung Batik dan lain-lain. Beberapa diantaranya merupakan kawasan lama yang juga merupakan heritage yang memiliki bangunan dengan arsitektur unik dan tradisional. Salah satu kawasan lama yang cukup terkenal di Solo adalah Kampung Batik Laweyan. Kampung Batik Laweyan merupakan kawasan sentra industri batik yang unik, spesifik dan merupakan situs sejarah yang legendaris di Indonesia. Kampung tersebut didominasi oleh bangunan kuno yang kini telah terancam punah. Bekas kejayaan para saudagar batik tempo dulu dapat dilihat di dalam kampung tersebut. Namun pengaruh modernisasi menjadikan bangunan kuno di kampung mulai terkikis secara perlahan karena adanya bangunan dengan fungsi baru seperti ruko dan showroom batik dengan arsitektur yang lebih modern. Bangunan asli yang mayoritas sudah berusia tua terancam usang dan kumuh karena tidak terpelihara dengan baik. Studi penelitian ini mengkaji karakteristik Kampung Batik Laweyan sebagai suatu kampung tradisional perkotaan yang masih bertahan. Kampung tersebut dikaji berdasarkan kriteria kampung tradisional perkotaan sehingga apakah kampung tersebut masih bisa dikatakan sebagai kampung tradisional, mengingat adanya beberapa faktor yang berpotensi mengkikis karakter ketradisionalan kawasan seperti adanya pengaruh modernisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Kampung Batik Laweyan sebagai kampung tradisional perkotaan. Adapun sasaran penelitian ini adalah mengidentifikasi aspek kesejarahan kampung, identifikasi serta analisis karakter perkampungan yang ditinjau dari pola perkampungan dan karakter kampung kota, identifikasi serta analisis karakter kampung tradisional perkotaan, serta identifikasi dan analisis karakter fisik dan karakter non fisik kawasan. Teknik pengumpulan data primer dengan observasi lapangan, kuesioner dan wawancara, sedangkan pengumpulan data sekunder dengan survei instansi dan kajian literatur. Untuk mencapai tujuan penelitian maka dilakukan beberapa analisis melalui pendekatan kuantitatif. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis statistik deskriptif. Adapun tahapan analisis yang dilakukan berupa analisis karakter perkampungan yang ditinjau dari pola perkampungan dan karakter kampung kota; analisis karakter kampung tradisional perkotaan; analisis karakter fisik yang ditinjau dari pola ruang dan keteraturan massa bangunan, linkage kawasan dan pola jaringan jalan; serta karakter non fisik kawasan yang ditinjau dari sistem aktivitas dan sosial budaya masyarakat. Output penelitian berupa temuan karakteristik Kampung Batik Laweyan sebagai kampung tradisional perkotaan. Hasil penilaian pada penelitian ini menunjukkan bahwa Kampung Batik Laweyan memenuhi kriteria sebagai kampung tradisional perkotaan dengan karakter ketradisionalan yang kuat., sehingga dapat disimpulkan bahwa Kampung Batik Laweyan merupakan salah satu kampung kota yang mampu mempertahankan karakter ketradisionalannya. Key words : Karakteristik, Kampung Batik, Kampung Tradisional Perkotaan

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
D History General and Old World > D History (General)
N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
ID Code:41120
Deposited By:JPWK Planologi
Deposited On:17 Dec 2013 14:33
Last Modified:14 Jul 2014 09:36

Repository Staff Only: item control page