PENGARUH BERBAGAI KETEBALAN LAPISAN PASIR PADA PROTOTIPE SARINGAN PASIR LAMBAT TERHADAP PENURUNAN BIOLOGICAL OXYGEN DEMAND (BOD) DAN SHEMICAL OXYGEN DEMAND (COD) AIR SUNGAI

SETIJOWATI, HARINI (1992) PENGARUH BERBAGAI KETEBALAN LAPISAN PASIR PADA PROTOTIPE SARINGAN PASIR LAMBAT TERHADAP PENURUNAN BIOLOGICAL OXYGEN DEMAND (BOD) DAN SHEMICAL OXYGEN DEMAND (COD) AIR SUNGAI. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
29Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Aliran air sungai sering dimanfaatkan utnuk pembuangan limbah industri maupun rumah tangga. Hal ini dapat memperburuk keadaan yaitu makin banyaknya kandungan bahan kimia baik organik maupun anorganik. Kondisi ini yang dapat menyebabkan tingginya BOD dan COD air sungai mupun parameter yang lain (SS, DO, dll). Pada penelitian ini penulis menggunakan ptototipe saringan pasir lambat untuk menurunkan BOD dan COD air sungai yang telah tercemar. Sehingga air hasil penyaringan kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang tinggal di daerah yan gdeka aliran sugnai. Misalnya untuk kebutuhan mencuci dan mandi. Kemungkinan lain juga dapat dimafaatkan utnuk kehidupan ikan. Pengolahan air sungai dengan melewatkan pada saringan lambat termasuk salah satu cara yang mudah dan murah. Mudah karena tidak memerlukan tenaga ahli dan murah karena bahan baku murah harganya serta tidak menggunakan bahan kimia. Salah saru faktor yang harus diperhatikan pada saringan pasir lambat adalah ketebalan lapisan pasir. Pada penelitian ini penullis menggunakankeetebalan lapisan pasi 50 cm, 75 cm, dan 100 c, untuk menyaring air sungai. Saringan pasir lambat ini dapat digunakan utnuk menurunkan idikator pencemaran air sungai yaitu BOD dan COD. Dengan persentase penurunan BOD max. 85,31% dan min. 18,95% sedang penurunan COD max 59,66% dan min. 22,81%. Dan hipotesa yang menyatakan bahwa ada perbedaan penurunan BOD dan COD pada sringan pasir lambar dengan ketebalan lapisan pasir yang berbeda juga telah terbukti (dengan uji ANAVA). Selajutnua dengan uji-t telah terbukti secara bermakna pada tingkat significansi 5% adanya perbedaan penurunan BOD dan COD diantara ketiga saringan pasir lambat dengan ketebalan pasir yang berbeda. Yaitu penurunan BOD pada ketebalan lapisan pasir 100cm lebih besar dari pada 75 cm, 75 cm lebih besar dari pada 50cm dan 100 cm lebih besar dari 50 cm. Terjadinya penurunan BOD dan COD air sungai setelah dilewatkan pada saringan pasir lambat adalah karena pengaruh mekanisme penyaringan pada saringan pasir lambat yaitu pada aktifitas trasport mechanism (mekanisme trasport) dan attacment mechanism (mekanisme penurnian). Kata Kunci: PASIR DAN SUNGAI

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:4108
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:18 Jan 2010 10:49
Last Modified:18 Jan 2010 10:49

Repository Staff Only: item control page