KONTRIBUSI USAHA MIKRO KECIL MENENGAH BERBASIS RUMAH TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI KOTA SEMARANG

AKBAR, Akhiatul and PRANANINGTYAS, Wido (2009) KONTRIBUSI USAHA MIKRO KECIL MENENGAH BERBASIS RUMAH TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF
3039Kb

Abstract

Fenomena peningkatan jumlah penduduk dan keterbatasan lapangan pekerjaan di perkotaan telah mengakibatkan tidak terserapnya angkatan kerja sehingga menimbulkan permasalahan pengangguran. Di sisi lain mereka harus memiliki pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehingga muncul berbagai kegiatan usaha yang menjadi alternatif peluang kerja yang cukup mudah karena umumnya jenis pekerjaan yang tidak mengikat dan tanpa persyaratan seperti syarat akademik dan lain-lain. Salah satu sektor di perkotaan adalah sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang berkembang di lingkungan permukiman. Perkembangan UMKM oleh masyarakat biasanya dimulai dari membentuk suatu perusahaan kecil dimana sebagian usaha yang dikembangkan berawal dari rumah sebagai pilihan tempat mereka bekerja, yang disebut dengan home based enterprises (UMKM berbasis rumah). Kota Semarang, sebagai ibukota Propinsi Jawa Tengah, sebagian besar proporsi penggunaan lahan adalah untuk permukiman, hal ini terkait dengan peningkatan jumlah penduduk disertai kegiatan ekonomi di dalamnya. Pengembangan kegiatan ekonomi ini tidak hanya ditujukan pada peningkatan jumlah produksi, melainkan juga memiliki dimensi sosial, yaitu dengan adanya konsep pertumbuhan sekaligus upaya pemerataan pembangunan dan pengentasan kemiskinan. UMKM sebagai salah satu bagian dari pelaku ekonomi memiliki kedudukan yang penting dalam pembangunan ekonomi. Namun demikian, UMKM yang berbasis rumah juga memiliki kelemahan-kelemahan yang menghambat dalam mendorong peningkatan pendapatan dan partisipasinya dalam perekonomian suatu kota, diantaranya adalah sebagian besar memiliki jangkauan pemasaran yang tidak luas yaitu di sekitar lingkungan tempat tinggal kegiatan usaha ini. Adapun tujuan dari kajian terhadap kontribusi UMKM berbasis rumah terhadap pembangunan ekonomi Kota Semarang adalah mengetahui kontribusi dan kemampuan UMKM yang berbasis rumah dalam kegiatan pengembangan usahanya sehingga memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi Kota Semarang. Dengan mengetahui kontribusi UMKM berbasis rumah tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pegembangan ekonomi terutama bagi sektor UMKM di Kota Semarang. Adapun sasaran yang dilakukan guna mencapai tujuan tersebut adalah menganalisis kinerja pembangunan ekonomi Kota Semarang, menganalisis kontribusi UMKM berbasis rumah terhadap aspek ketenagakerjaan, menganalisis kontribusi UMKM berbasis rumah terhadap aspek kemiskinan, menganalisis kontribusi UMKM berbasis rumah terhadap aspek distribusi pendapatan. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif yang didukung dengan alat analisis yaitu deskriptif kuantitatif dan distribusi frekuensi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah data primer dengan wawancara dan observasi lapangan serta data sekunder dengan melakukan studi literatur dan telaah dokumen. Metode penarikan sampel dengan menggunakan proportional stratified random sampling. Temuan studi yang didapat dari hasil analisis yaitu dari adanya kegiatan usaha berbasis rumah telah menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak 0,05% dengan pemilik usaha tersebut sekaligus sebagai pekerja, kebanyakan pekerja merupakan anggota rumah tangga, dan termasuk ke dalam pekerja tidak tetap, produktivitas tenaga kerja yang masih lebih rendah daripada Kota Semarang yaitu sebesar 16,87% dibandingkan dengan rata-rata produktivitas tenaga kerja Kota Semarang. Dari aspek kemiskinan, telah keluarnya pelaku usaha dari kategori penduduk miskin sehingga saat ini tidak ada lagi pelaku usaha yang tergolong miskin merupakan bentuk kontribusi dalam penurunan tingkat kemiskinan absolut, namun keterlibatan penduduk miskin dalam kegiatan usaha berbasis rumah untuk mendukung peningkatan kesejahteraan mereka masih rendah. Dalam upaya perbaikan distribusi pendapatan Kota semarang, sebanyak 47% pelaku usaha berbasis rumah yang telah berkontribusi terhadap pemerataan antargolongan penduduk dalam mendukung pembangunan ekonomi Kota Semarang. Rekomendasi yang dapat diberikan agar dapat meningkatkan kontribusi UMKM berbasis rumah dalam mendukung terciptanya pembangunan ekonomi Kota Semarang yaitu perlunya peningkatan laba usaha sebagai nilai tambah yang akan berakibat pada peningkatan penyerapan dan produktivitas tenaga kerja, dan sebagai sumber pendapatan bagi upaya penanggulangan kemiskinan, peningkatan kemakmuran absolut dan relatif pelaku usaha, dan dengan mengatasi masalah terkait dengan peningkatan laba usaha Mendorong adanya investasi baru bagi pengembangan dan perluasan usaha berbasis rumah,penyuluhan dan pelatihan,membangun kemitraan, meningkatkan kemampuan permodalan, pelaku usaha aktif mencari informasi pasar, serta pelaku usaha dimudahkan dalam memperoleh informasi pasar. Kata kunci: UMKM berbasis rumah, pembangunan ekonomi

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
ID Code:41039
Deposited By:JPWK Planologi
Deposited On:12 Dec 2013 10:27
Last Modified:13 Dec 2013 10:02

Repository Staff Only: item control page