PRAKTEK KETAHANAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT KAMPUNG MELAYU SEMARANG DALAM MENGHADAPI DAMPAK PERUBAHAN IKLIM

SIBUEA , Riska Tresia and ARTININGSIH, Artiningsih (2011) PRAKTEK KETAHANAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT KAMPUNG MELAYU SEMARANG DALAM MENGHADAPI DAMPAK PERUBAHAN IKLIM. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]PDF
Restricted to Repository staff only

8Mb

Abstract

Perubahan iklim atau dikenal dengan istilah climate change merupakan isu yang saat ini menjadi perhatian bagi banyak kalangan. Berbagai pihak menyatakan bahwa pengaruh manusia (anthropogenik) terhadap perubahan iklim adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari. Kawasan Kampung Melayu Semarang tidak terlepas dari masalah perubahan iklim dan berbagai dampak yang ditimbulkannya. Kondisi Kampung Melayu sekarang tergolong memprihatinkan karena terdapat berbagai bentuk kerentanan terkait permasalahan lingkungan dan gejala perubahan iklim yang berupa rob, intrusi air laut, dan banjir di kala musim penghujan. Permasalahan ini mengakibatkan kelumpuhan aktivitas sosial ekonomi masyarakat hingga tidak berfungsinya sarana prasarana kawasan. Kualitas kesehatan di kawasan ini pun menurun dari waktu ke waktu. Kerentanan ini perlu diantisipasi dengan bentuk adaptasi yang tepat. Saat ini upaya yang dilakukan sebagian masyarakat Kampung Melayu dalam menghadapi rob, intrusi air laut, dan banjir masih seputar tindakan responsif berupa peninggian rumah, peninggian muka jalan, serta proteksi dengan membangun tanggul-tanggul darurat. Namun hal ini belum bisa menjamin mereka dapat hidup dengan baik karena hanya bersifat sementara. Upaya pembangunan di bidang fisik tersebut merupakan suatu bentuk ketahanan masyarakat yang berdomisili di Kampung Melayu Semarang di tengah konteks kerentanan yang terjadi. Upaya untuk bertahan ini tentunya akan mempengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat. Mereka tidak hanya sekedar membutuhkan perbaikan di bidang fisik, tapi juga penguatan di sisi ketahanan sosial ekonomi. Hal inilah yang melatar belakangi dilakukannya suatu penelitian terhadap praktek ketahanan sosial ekonomi masyarakat Kampung Melayu dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Penelitian ini juga akan didukung dengan konsep pendekatan Sustainable Livelihood sebagai bahan pembelajaran dalam meningkatkan ketahanan sosial ekonomi masyarakat Kampung Melayu. Perhatian utama konsep ini bukan terletak pada sumberdaya ataupun kondisi pemerintahan suatu wilayah melainkan manusia itu sendiri dan upaya yang mereka lakukan untuk mengubah kendala yang ada menjadi peluang dalam kehidupan mereka. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji praktek ketahanan sosial-ekonomi masyarakat Kawasan Kampung Melayu Semarang sebagai bentuk adaptasi masyarakat dalam menghadapi kerentanan akibat perubahan iklim. Penelitian ini menggunakan pendekatan deduktif dengan metode kualitatif. Metode ini dipilih untuk memberikan gambaran terhadap fenomena yang terjadi di wilayah studi secara lebih dalam, menerangkan hubungan sebab akibat dan keterkaitan antar variabel, serta identifikasi bentuk ketahanan dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang sudah dilakukan di wilayah studi. Cara pengumpulan data melalui observasi wilayah studi, wawancara dengan purposive sampling dan snowball sampling, serta survei sekunder. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan terhadap praktek ketahanan sosial ekonomi masyarakat Kampung Melayu terhadap perubahan iklim maka diketahui bahwa masyarakat Kampung Melayu telah melakukan upaya adaptasi khususnya dari sisi sosial ekonomi namun upaya adaptasi yang dilakukan untuk membentuk ketahanan masih bersifat jangka pendek dan bergantung pada faktor eksternal. Disamping itu melalui analisis yang dilakukan terhadap faktor-faktor pendukung praktek ketahanan masyarakat dan didukung konsep pendekatan Sustainable Livelihood diketahui bahwa sumber daya manusia atau Human Asset merupakan kekuatan yang memiliki potensi paling tinggi dalam membentuk ketahanan sosial ekonomi di Kawasan Kampung Melayu. Hal ini juga sedikit banyak dipengaruhi oleh karakteristik aktivitas Kawasan Kampung Melayu yang bergerak di bidang perdagangan dan jasa (basis non-SDA), sehingga peran dan kontribusi individu dalam membentuk ketahanan mereka masing-masing amat dominan dibandingkan aset lain yang dimiliki. Pada akhir analisis dihasilkan beberapa rekomendasi guna meningkatkan praktek ketahanan sosial-ekonomi masyarakat Kampung Melayu Semarang. Penelitian mengenai praktek ketahanan sosial ekonomi Kampung Melayu ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dan pembelajaran bagi para pemangku kepentingan khususnya terkait peningkatan kapasitas dan ketahanan sosial-ekonomi masyarakat rentan di tengah bahaya perubahan iklim global yang terus mengancam. Kata Kunci: Perubahan Iklim, Kerentanan, Ketahanan sosial-ekonomi

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
G Geography. Anthropology. Recreation > GF Human ecology. Anthropogeography
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
ID Code:41028
Deposited By:Jurnal Planologi
Deposited On:11 Dec 2013 16:05
Last Modified:14 Jul 2014 09:48

Repository Staff Only: item control page