PERALIHAN MATA PENCAHARIAN SEBAGAI BENTUK KETAHANAN MASYARAKAT TERHADAP FENOMENA PERUBAHAN IKLIM DI KELURAHAN MANGUNHARJO

SEPTIANA, Tiara Cipta and ARTININGSIH, Artiningsih (2011) PERALIHAN MATA PENCAHARIAN SEBAGAI BENTUK KETAHANAN MASYARAKAT TERHADAP FENOMENA PERUBAHAN IKLIM DI KELURAHAN MANGUNHARJO. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]PDF
Restricted to Repository staff only

23Mb

Abstract

Laporan ke-4 yang dipublikasikan oleh Kelompok Kerja II International Panel on Climate Change ( IPCC ) pada bulan April 2007 mengungkapkan mengenai ancaman perubahan iklim global terhadap keberlangsungan hidup manusia, dimana perubahan iklim diyakini telah berdampak pada meningkatnya presipitasi di berbagai belahan dunia. Peningkatan persipitasi tersebut, yang ditandai oleh adanya peningkatan intensitas curah hujan, kenaikan muka air laut ( sea level rise ) , dan munculnya badai ekstrim, pada akhirnya memicu terjadinya peningkatan frekuensi banjir di wilayah pesisir ( Few, 2003 : 45 )Akibatnya, masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir akan mengalami kerentanan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti aspek lingkungan, infrastruktur, sosial, dan ekonomi. Mangunharjo merupakan salah satu kelurahan di Kota Semarang yang terkena dampak fenomena perubahan iklim, dimana masyarakat yang tinggal di kelurahan tersebut selalu mengalami bencana banjir yang terjadi setiap tahun akibat dari luapan Sungai Beringin dan rob. Adanya bencana banjir dan rob inmenyebabkan penurunan produktivitas lahan tambak. Masyarakat pun mengalami kerentanan sebagai petantambak. Oleh karena itu, untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan kondisi lingkungan, maka masyarakat di Kelurahan Mangunharjo memutuskan untuk melakukan peralihan mata pencaharian masyarakat. Adapun, hal yang masih menjadi pertanyaan adalah bagaimana proses peralihan bentuk mata pencaharian dapat berperan di dalam membangun ketahanan sosial ekonomi masyarakat Kelurahan Mangunharjo? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji ketahanan sosial ekonomi masyarakat melaluperalihan bentuk mata pencaharian dalam menghadapi perubahan iklim di Kelurahan MangunharjoSedangkan, metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dimana pemilihan metode indiharapkan mampu memberikan gambaran mengenai kondisi yang sebenarnya. Teknik analisis deskriptikualitatif dalam penelitian ini digunakan untuk mengidentifikasi proses pembelajaran masyarakat pada saamelakukan peralihan mata pencaharian, faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi masyarakat di dalam memilih mata pencaharian tertentu, serta upaya ketahanan sosial ekonomi masyarakat. Cara pengumpulan data yang dipakai adalah dengan melalui wawancara dengan masyarakat dan instansi pemerintah, serta observasi secara langsung ke wilayah studi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa masyarakat Kelurahan Mangunharjo belum memilikketahanan sosial dan ekonomi dari adanya peralihan mata pencaharian. Kendala yang masih terjadi hingga saat ini terletak pada proses trasnfer pengetahuan yang dimiliki masyarakat.Ketika lahan tambak mengalami penurunan produktivitas, maka masyarakat menjadi kebingungan untuk mengalihkan mata pencahariannyakarena keterbatasan keterampilan yang dimiliki. Sebagai akibatnya, masyarakat beralih kepada mata pencaharian yang tidak membutuhkan keterampilan dan tingkat pendidikan yang tinggi, misalnya dengan bekerja menjadi ojek, penjual minyak wangi, penjual air isi ulang, pembibit pohon mangrove, dan sebagainya. Sebagai akibatnya, terjadi penurunan pendapatan yang drastis bagi masyarakat, dimana ketika produktivitas lahan tambak masih bagus, masyarakat rata-rata mampu memperoleh Rp500.000 per hari, tetapi setelah beralih justru rata-rata pendapatan yang dimiliki menjadi Rp 25.000 – Rp 50.000 per hari. Untuk meningkatkan pendapatan tersebut, masyarakat sebenarnya dapat membuka usaha dan atau mengembangkan usahanya. Namun, permasalahannya terletak pada lembaga keuangan yang khawatir terjadi kredit macet di Kelurahan Mangunharjo dan ketiadaan bantuan jalur pemasaran produk dari pihak luar, sementara masyarakat kekurangan modal dan kesulitas pemasaran produk yang dihasilkan. Selain itujuga belum terdapat kerjasama antarkelompok masyarakat Kelurahan Mangunharjo dalam mewujudkan ketahanan sosial ekonomi dan strategi nafkah ganda yang belum mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat kembali seperti dahulu sebelum terjadi penurunan produktivitas lahan tambak. Keywords : perubahan iklim, peralihan mata pencaharian, ketahanan sosial ekonomi, Mangunharjo

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
ID Code:40994
Deposited By:JPWK Planologi
Deposited On:10 Dec 2013 11:20
Last Modified:14 Jul 2014 09:48

Repository Staff Only: item control page