Pengelolaan Shodaqoh Sampah di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Abdul Fatah, - (2013) Pengelolaan Shodaqoh Sampah di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. In: Seminar nasional Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan "Optimasi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan", 27 Agustus 2013, Ruang Seminar Prof.Ir. Soemarman Lt.6 Gedung A Pascasarjana Undip.

[img]
Preview
PDF
338Kb

Official URL: http://www.psil.undip.ac.id

Abstract

ABSTRAK Shodaqoh sampah adalah modifikasi ulang dari pengelolaan sampah berbasis 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dengan memberikan sentuhan teologi didalamnya. Shodaqoh sampah adalah konsep dan gagasan yang dikembangkan oleh Majelis Lingkungan Hidup Muhammadiyah (MLH). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fenomena dan mengidentifikasi permasalahan yang muncul dalam pengelolaan shodaqoh sampah di Dusun Salakan, Desa Potorono, Kab. Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang menekankan pada penafsiran pada fenomena yang muncul di masyarakat yang menjadi objek kemudian di analisa dan diinterpretasikan. Hasil dari penelitian ini adalah munculnya fenomena di lapangan berupa berubahnya paradigma masyarakat tentang sampah, yang awalnya sampah dianggap sebagai barang yang remeh dan tak berguna kemudian dengan adanya gerakan shodaqoh sampah paradigma masyarakat mulai berubah dan sudah melihat sampah sebagai komoditas yang mempunyai nilai ekonomi. Terbentuknya kepengurusan shodaqoh sampah di tingkat RT yang disebut sebagai BMS (Bersih Menuju Sehat), diikuti dengan adanya sarana prasaran termasuk sak untuk pewadahan dan LuASS (lumbung amal shodaqoh sampah). Manajemen pemilahan, penjualan, dan pelaporan shodaqoh sampah berjalan cukup baik meskipun ada kendala teknis dilapangan seperti tidak maksimalnya masyarakat dalam memanfaatkan wadah sak yang telah disediakan pangurus dan masih agak enggannya masyarakat untuk memilah sampah dari sumbernya, sehingga petugas pengambil sampah harus memilah ulang karena sampah yang tercampur. Angka partisipasi masyarakat yang cukup tinggi, berdasarkan data dari BMS mencapai angka 93 KK dari RT 05 dan beberapa dari tetangga RT dan desa lain. Saran dan rekomendasi dari pengelolaan shodaqoh sampah di Dusun Salakan adalah sebagai berikut : Perlu adanya komunikasi yang lebih intensif antara pengurus BMS dan masyarakat untuk memberikan pemahaman akan pentingnya manajemen pemilahan sampah serta pemaksimalan wadah sak yang telah disediakan oleh pengurus, Pemerintah Pusat maupun Daerah hendaknya memberikan perhatian pada pola pendekatan baru dalam pengelolaan sampah, salah satunya adalah teologi (agama) dengan mendorong adanya kader dai-dai lingkungan yang dapat bekerjasama dengan ormas-ormas agama. Pemerintah Pusat maupun Daerah membantu untuk mensosialisasikan gerakan shodaqoh sampah kepada masyarakat umum. Kata Kunci : shodaqoh sampah, Majelis Lingkungan Hidup Muhammadiyah, teologi

Item Type:Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects:G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Environmental Science
ID Code:40728
Deposited By:ms Hastomo Agus
Deposited On:26 Nov 2013 11:54
Last Modified:26 Nov 2013 11:54

Repository Staff Only: item control page