Efisiensi Pengolahan Amonium Berkonsentrasi Tinggi Dalam Lindi Pada Sistem Evapotranspirasi-Anaerobik Secara Kontinyu

Badrus Zaman, - (2013) Efisiensi Pengolahan Amonium Berkonsentrasi Tinggi Dalam Lindi Pada Sistem Evapotranspirasi-Anaerobik Secara Kontinyu. In: Seminar nasional Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan "Optimasi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan", 27 Agustus 2013, Ruang Seminar Prof.Ir. Soemarman Lt.6 Gedung A Pascasarjana Undip.

[img]
Preview
PDF
129Kb

Official URL: http://www.psil.undip.ac.id

Abstract

ABSTRAK Timbulan lindi merupakan konsekuensi adanya aktivitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sebagai hasil dari proses infiltrasi air dan proses pembusukan oleh mikroorganismeyang berpotensi menghasilkan lindi, yang merupakan hasil reaksi berbagai zat kimia sampah.Lindi berpotensi mencemari tanah, air tanah dan air permukaan. Secara umum parameter yang terkandung dalam lindi dengan konsentrasi yang tinggi selain BOD dan COD adalah amonium dengan rentang sekitar 200-1200mg/l. Pengolahan dengan sistem konvensional yang cukup efektif adalah dengan sistem nitrifikasi-denitrifikasi yang merupakan proses aerobik-anaerobik, tetapi sistem tersebut masih terdapat kekurangan sehingga dilakukan pengembangan sistem dengan menggunakan tumbuhan berupasistem evapotranspirasi dan sistem anaerobik. Pada penelitian ini dilakukan penggabungan proses evapotranspirasi yang dilanjutkan proses anerobik dengan sistem kontinyu. Pada sistem evapotranspirasi digunakan tiga jenis tumbuhan yaitu tumbuhan Mendong (Fimbristylis globulosa), Sente (Alocasia macrorrhiza Schott, dan Rumput belulang (Eleusine indica L. Gaertn). Waktu tinggal pada sistem evapotranspirasi masing-masing selama sekitar dua (2) hari dan pada sistem anaerobik selama tiga (3) hingga empat (4) hari. Penelitian dilakukan secara triplo (tiga rangkaian) dan dilakukan dua siklus proses dengan total waktu untuk masing-masing siklus sekitar sepuluh (10) hari. Konsentrasi awal amonium influent ditetapkan sebesar sekitar 3000 mg/l yang dilakukan dengan menambahkan NH4Cl ke dalam lindi hasil sampling dari TPA Jatibarang, Semarang. Hasil penelitian menunjukkan rerataefisiensi pengolahan berkisar antara 0,90-0,93%. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem evapotranspirasi-anaerobik mampu mengolah dengan baik amonium berkonsentrasi tinggi dalam lindi sehingga sistem evapotranspirasi-anaerobik merupakan sistem pengolahan yang potensial untuk diterapkan pada pengolahan amonium dalam lindi dengan rentang yang lebar dan menghasilkan efisiensi yang tinggi (≥ 90%). Kata kunci:Ammonium, Anaerobic, Evapotranspiration, Landfill, Leachate

Item Type:Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Doctor Program in Environmental Science
ID Code:40708
Deposited By:ms Hastomo Agus
Deposited On:26 Nov 2013 11:07
Last Modified:26 Nov 2013 11:07

Repository Staff Only: item control page