FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI HB-1(0-7 HARI)PADA KUNJUNGAN NEONATAL DINI(KN-1)DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TRANGKIL KABUPATEN PATI TAHUN 2003

LEGOWO , BUDHO LEGOWO (2004) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI HB-1(0-7 HARI)PADA KUNJUNGAN NEONATAL DINI(KN-1)DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TRANGKIL KABUPATEN PATI TAHUN 2003. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
33Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Hepatitis B atau yang lebih dikenal dengan sakit kuning adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan dapat bersifat akut (mendadak) atau menahun dan selanjutnya akan berkembang menjadi liver cirrhosis (pengerasan hati) maupun carcinoma hepato celluler (kanker hati). Dari data kegiatan tahun 2003 yang diperoleh dari Puskesmas Trangkil menunjukkan bahwa kunjungan neonatal dini (KN-1) sebanyak 872 bayi (100%)sedangkan hasil imunisasi HB-1 umur 0-7 hari adalah 542 bayi maka terdapat kesenjangan sebesar 330 bayi. Penyebab ketidakberhasilan pelaksanaan imunisasi HB-1 umur 0-7 hari di Puskesmas Trangkil tidak terlepas dari faktor perilaku ibu dan petugas kesehatan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi HB-1 (0-7 hari) pada kunjungan neonatal dini (KN-1) diwilayah kerja Puskesmas Trangkil. Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi yang lahir pada tahun 2003, tercata dibuku pencatatan/register imunisasi Puskesmas Trankil pada tahun 2003. Metode yang digunakan dengan simple random sampling didapatkan 100 orang responden. Rancangan penelitian yang digunakan analitik dengan menggunakan metode survei dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara karakteristik responden (umur, tingkat pendidikan, dan status pekerjaan) dengan pemberian imunisasi HB-1 (0-7 hari)(nilai p>0,05) dengan nilai p masing-masing yaitu 0,147;0,339 dan 0,88 sedangkan untuk perilaku ibu (pengetahuan, sikap,dan praktik)ada hubungan antara perilaku ibu dengan pemberian imunisasi HB-1 (0-7 hari) (nilai p>0,05) dengan nilai p yaitu 0,009;0,004 dan 0,000. Tidak ada hubungan antara penolong persalinan, tempat persalinan dan lokasi persalinan dengan pemberian imunisasi HB-1 (0-7 hari)(nilai p>0,05) dengan nilai p masing-masing yaitu 0,573;0,302 dan 0,211. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan, sikap, dan praktik dengan pemberian imunisasi HB-1 (0-7 hari) dan tidak terdapat hubungan umur, tingkat, pendidikan, status pekerjaan, penolong persalinan, dan lokasi persalinan dengan pemberian imunisasi Hb-1 (0-7 hari). Saran ditujukan pada bidan yang tidak selalu membawa vaksin untuk selalu membawa pada kunjungan neonatal dini (KN-1)dan memberikan pesan pada ibu hamil untuk mengiminisasikan anaknya sebelum umur 7 hari.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:4054
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:17 Jan 2010 05:06
Last Modified:17 Jan 2010 05:06

Repository Staff Only: item control page