Pengelolaan Cendana di Desa Asumanu, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)

WIDIYANTI, MARIA PURMAN (2013) Pengelolaan Cendana di Desa Asumanu, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Masters thesis, Program Magister Ilmu Lingkungan.

[img]
Preview
PDF
135Kb

Abstract

ABSTRAK Desa Asumanu merupakan desa yang berada di wilayah dengan potensi cendana terbesar di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Penelitian oleh Sumardi dkk. tahun 2011 menemukan bahwa Desa Asumanu memiliki kesesuaian lahan untuk budidaya cendana tingkat sesuai I. Ini berarti cendana sangat cocok untuk dibudidayakan di Desa Asumanu. Kondisi tersebut seluruhnya berada di tanah milik masyarakat, karena seluruh tanah di Desa Asumanu merupakan tanah milik masyarakat. Hal ini merupakan sebuah potensi yang sangat besar untuk dikembangkan bagi kesejahteraan masyarakat. Desa Asumanu berbatasan langsung dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL), sehingga harus terus berbenah karena merupakan beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bagi dunia internasional. Pengelolaan cendana secara lestari pun perlu diperhatikan secara serius. Sementara itu, secara umum, populasi cendana dinyatakan sudah sangat menurun sehingga memiliki resiko kepunahan yang tinggi di alam (peluang punah lebih dari 10% dalam 100 tahun, sejak ditetapkan oleh IUCN pada tahun 1997). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengkaji kondisi terkini pengelolaan cendana di Desa Asumanu sebagai landasan dalam mengembangkan strategi pengelolaan cendana yang tepat untuk dilaksanakan di Desa Asumanu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di Desa Asumanu, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Provinsi NTT pada bulan Mei – Juni 2013, dengan ruang lingkup substansial penelitian pengelolaan cendana dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip keberlanjutan. Strategi pengelolaan cendana di Desa Asumanu diperoleh dengan menggunakan metode SWOT dan AHP. Berdasarkan hasil penelitian ini, pengelolaan cendana di Desa Asumanu saat ini belum lestari/ berkelanjutan. Strategi yang tepat untuk dikembangkan di Desa Asumanu adalah (1) menempatkan tenaga profesional pengelolaan cendana di Desa Asumanu, (2) melakukan penyuluhan mengenai kekhasan dan nilai penting cendana serta sosialisasi Perda Provinsi NTT Nomor 5 Tahun 2012 mengenai Pengelolaan Cendana, (3) melibatkan masyarakat dalam pengelolaan cendana, (4) menghidupkan kembali peran lembaga adat (kapitan) dalam melindungi cendana, (5) menerapkan hukum adat dalam rangka pengelolaan cendana, (6) menetapkan areal tanah adat/ tanah desa/ tanah masyarakat sebagai areal yang dikelola sebagai areal produksi benih. Kata kunci: Asumanu, cendana, pengelolaan, berkelanjutan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:S Agriculture > SB Plant culture
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Environmental Science
ID Code:40484
Deposited By:ms Hastomo Agus
Deposited On:21 Nov 2013 14:16
Last Modified:21 Nov 2013 14:16

Repository Staff Only: item control page