Analisis Kinerja Bidan sebagai Pelaksana Imunisasi Tetanus Toxoid Ibu Hamil di Puskesmas Wilayah Kota Ternate

Suaib, Nurkila (2012) Analisis Kinerja Bidan sebagai Pelaksana Imunisasi Tetanus Toxoid Ibu Hamil di Puskesmas Wilayah Kota Ternate. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]
Preview
PDF (Word to PDF conversion (via antiword) conversion from application/msword to application/pdf)
11Kb

Abstract

Universitas Diponegoro Program Pascasarjana Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsentrasi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Minat Manajemen Kesehatan Ibu dan Anak 2012 ABSTRAK Nurkila Suaib Analisis Kinerja Bidan sebagai Pelaksana Imunisasi Tetanus Toxoid Ibu Hamil di Puskesmas Wilayah Kota Ternate xiii + 140 halaman + 4 tabel + 2 gambar + 18 lampiran Angka Kematian Bayi (AKB) akibat tetanus dalam 3 tahun terakhir di Kota Ternate mengalami peningkatan ( tahun 2009; tidak ada kematian, tahun 2010;4,4% dan tahun 2011;5%). Cakupan pelayanan imunisasi TT ibu hamil terjadi penurunan di 3 tahun terakhir (tahun 2009;88,6%, tahun 2010;49.9%, dan tahun 2011;49%) dan Hal tersebut menunjukkan performa dari Bidan sebagai pelaksana pelayanan imunisasi TT belum optimal. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan waktu cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik wawancara mendalam (Indepth Interview) pada 3 bidan sebagai pelaksana pelayanan imunisasi TT sebagai informan utama, 3 Kapus dan seorang Kasie Kesga sebagai informan triangulasi. Analisa data menggunakan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja bidan sebagai pelaksana dalam pelayanan imunisasi TT ibu hamil yang meliputi penyuluhan, skrining dan pemberian imunisasi TT belum dilaksanakan sesuai standar, sumber dana belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga ketersediaan sarana penunjang lainnya tidak terpenuhi. Supervisi hanya dilakukan optimal oleh DKK sedangkan kepala puskesmas belum semua melaksanakan sesuai dengan kebutuhan yang berkaitan dengan pelayanan imunisasi TT, Jalinan kerja sama dengan lintas sektor belum dilaksanakan secara maksimal dan menyeluruh. Persepsi kepemimpinan (Kepala Puskesmas) dan Motivasi Bidan sebagai pelaksana belum semuanya baik. Beban kerja yang dirasakan tidak memberatkan namun ini dapat berpengaruh pada efektifan pelaksanaan pelayanan imunisasi TT karena hanya Bidan yang melaksanakan pelayanan imunisasi TT. Adanya perbedaan antara puskesmas dengan cakupan imunisasi tinggi, sedang dan rendah pada aspek sumber daya, supervisi, hubungan interpersonal, persepsi kepemimpinan dan motivasi yaitu adanya hubungan antara aspek tersebut dengan pencapaian cakupan imunisasi TT. Kesimpulan penelitian ini adalah kinerja pelaksana (Bidan) dan faktor-faktor yang terkait dengan kinerja belum semuanya baik. Kata Kunci : Pelayanan Imunisasi TT, Bidan sebagai Pelaksana, Kinerja Jumlah Pustaka : 50 (1993-2012) Diponegoro University Postgraduate Program Master’s Program in Public Health Majoring in Health Policy Administration Sub Majoring in Maternal and Child Health Management 2012 ABSTRACT Nurkila Suaib Analysis on Midwives' Work Performance as Pregnant Women Tetanus Toxoid Immunisation Implementor at Primary Healthcare Centers in Ternate City xiii + 140 pages + 4 tables + 2 figures + 18 enclosures Infant mortality rate (IMR) due to tetanus in the last three years in Ternate city increased (the proportion of death was zero in 2009, 49.9% in 2010, and 11.5% in 2011). Tetanus toxoid (TT) immunization service coverage for pregnant women decreased in the last three years (88.6% in 2009, 49.9% in 2010, 11.49% in 2011). These coverage indicated that work performance of midwives as executors TT immunization service was not optimal. This was a descriptive-qualitative study with cross sectional approach. Data collection was done by applying in-depth interview technique to three midwives as executors of TT immunization service. They were the main informants. Triangulation informants were three heads of primary healthcare centers (puskesmas), and one head of family health unit in the puskesmas. Content analysis method was applied in the data analysis. Results of the study showed that work performance of midwives as executors of TT immunization service for pregnant women was not performed according to the standard. The service included education, screening, and TT immunization. Funding resources was not utilized optimally; consequently, the availability of supporting facility was not fulfilled. Supervision was done optimally only by district health office staffs, and not all heads of puskesmas performed supervision as needed according to TT immunization service requirement. Cross-sector networking was not done maximally and completely. .Perception on the leadership (of the head of puskesmas), and midwives motivation as executors were not completely adequate. Workload was considered not heavy; however this could influence the effectiveness of TT immunization service implementation due to midwives were the only people who implement TT immunization service. The existence of puskesmas with high, moderate, and low coverage on resources, supervision, interpersonal relationship, perception on leadership, and motivation aspects was related to the achievement of TT immunization coverage. In conclusion, work performance of midwives and related factors were still insufficient. Key words : TT immunization service, midwives as executors, work performance Bibliography : 50 (1993-2012)

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Public Health
ID Code:39843
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:15 Aug 2013 10:05
Last Modified:14 May 2014 14:47

Repository Staff Only: item control page