Pengaruh Pemberian Kombinasi Vitamin E Dalam Olive Oil Topikal Dengan Ketorolac Intramuskular Terhadap Kadar TGF β Cairan Peritoneum Dan Derajat Adhesi Penelitian Eksperimental Pada Tikus Wistar yang Dilakukan Abrasi Ileum

Prasetyo, Agung Aji (2013) Pengaruh Pemberian Kombinasi Vitamin E Dalam Olive Oil Topikal Dengan Ketorolac Intramuskular Terhadap Kadar TGF β Cairan Peritoneum Dan Derajat Adhesi Penelitian Eksperimental Pada Tikus Wistar yang Dilakukan Abrasi Ileum. Masters thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
60Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 1)
74Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 2)
1916Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 3)
62Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 4)
76Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 5)
81Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 6)
38Kb
[img]
Preview
PDF (Bab 7)
21Kb
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
31Kb
[img]
Preview
PDF (Lampiran)
4Mb

Official URL: http://www.mbiomedik.undip.ac.id/

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan mengenai patofisiologi terjadinya adhesi intraperitoneum penting sebagai dasar untuk mencegah adhesi. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan adanya perbedaan derajat adhesi pada tikus wistar yang dibuat adhesi intraperitoneum, antara yang diberi kombinasi vitamin E topical intraperitoneum dengan ketorolac intramuskular, pemberian tunggal maupun yang tidak diberi, yang dimediasi oleh penurunan kadar TGF β cairan peritoneum. Metode: Penelitian eksperimental laboratorik, menggunakan tikus wistar jantan. Dua puluh empat ekor tikus wistar dilakukan abrasi ileum dan dibagi 4 kelompok : kontrol (K); perlakuan 1, diberi vitamin E topikal (P1); perlakuan 2, diberi ketorolac intramuskular (P2); perlakuan 3, diberi kombinasi vitamin E topical dengan ketorolac intramuskular (P3). Relaparotomi dilakukan 14 hari kemudian untuk melihat derajat adhesi dan kadar TGF β. Uji beda kadar TGF β dengan ANOVA. Uji beda derajat adhesi dengan Kruskal Wallis. Uji korelasi menggunakan uji Spearman. Hasil: Terdapat beda kadar TGF β yang bermakna antara kelompok K dengan semua kelompok perlakuan (p=0,000). Tidak terdapat beda bermakna antara P1- P3 (p=0,468), P2-P3 (p=1,000) dan P1-P2 (p=1,000). Terdapat beda derajat adhesi yang bermakna antara kelompok K-P1(p=0,007), K-P2(p=0,007), K-P3 (p=0,002) dan P1-P3 (p=0,026) namun tidak terdapat beda bermakna antara P1- P2 (p=0,652) dan P2-P3 (p=0,083). Terdapat korelasi yang bermakna secara kuat antara penurunan kadar TGF β dan derajat adhesi (p=0,000). Simpulan: Terdapat penurunan kadar TGF β dan derajat adhesi secara bermakna pada kelompok yang diberi perlakuan kombinasi dibanding dengan yang tidak diberi. Terdapat korelasi yang bermakna secara kuat antara penurunan kadar TGF β dan derajat adhesi. Kata Kunci: Adhesi, TGF β, vitamin E, ketorolac, abrasi ileum, laparotomi

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > RD Surgery
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Biomedical Science
ID Code:39555
Deposited By:Mr. Magister Biomedik Admin
Deposited On:22 Jul 2013 09:18
Last Modified:22 Jul 2013 09:18

Repository Staff Only: item control page