KEKUASAAN SOSIAL DALAM BAHASA (Studi Kasus pada Komunikasi Verbal dalam KBM di SMPN 32 Semarang)

Suharyo, Drs., M.Hum and Agus Maladi Irianto, Dr., M.A. (2009) KEKUASAAN SOSIAL DALAM BAHASA (Studi Kasus pada Komunikasi Verbal dalam KBM di SMPN 32 Semarang). FIB UNDIP. (Unpublished)

[img]Microsoft Word
359Kb
[img]Microsoft Word (Laporan Kegiatan)
359Kb

Official URL: http://eprints.undip.ac.id

Abstract

Hasil penelitian ternyata menunjukkan bahwa dalam kegiatan belajar mengajar, khususnya di SMPN 32 Semarang terjadi praktik penggunaan kekuasan dalam interaksi guru-murid. Para guru –disadari atau tidak—ketika mengajar memraktikkan kekuasaan apakah itu kekuasaan paksaan, absah, hadiah, kepakaran, ataupun acuan sebagaimana dikemukakan Lee (2002); Frech dan Refen (via Jumadi, 2005). Dalam wujudnya, praktik penerapan kekuasaan dalam bahasa Indonesia dapat terlihat pada aspek bentuknya, strategi, dan fungsinya. Dari aspek bentuk, representasi kekuasaan tampak pa penggunaan (a) kalimat perintah, (b) larangan, (c) permintaan, (d) persilaan, (e) saran, dan (f) interogatif. Dari aspek strategi, para guru menggunakan (a) penguasaan topic, (b) interupsi, (c) marah, (d) memberikan pertanyaan yang sulit, (e) mengendalikan tuturan, (f) ancaman, dan (g) nonverbal (misalnya: sikap diam, sinar mata yang tajam); sedangkan dari aspek fungsi, refleksi kekuasaannya berfungsi untuk (a) menguasai/mengendalikan siswa, (b) memaksa, (c) agar dipercaya, (d) agar dihormati, dan (e) agar dibedakan/agar berbeda dengan orang lain.

Item Type:Other
Subjects:A General Works > AI Indexes (General)
Divisions:Faculty of Humanities > Department of Indonesian
ID Code:39413
Deposited By:Sastra Indonesia
Deposited On:23 May 2013 17:31
Last Modified:23 May 2013 17:31

Repository Staff Only: item control page