Ungkapan Fatis dalam Bahasa Indonesia Ragam Nonformal.

Suharyo, Drs., M.Hum (2013) Ungkapan Fatis dalam Bahasa Indonesia Ragam Nonformal. Nusa, 4 (-). pp. 75-82. ISSN 0216-535X.

[img]Microsoft Word (-)
42Kb

Official URL: http://eprints.undip.ac.id

Abstract

Bahasa tidak berada dalam ruang hampa sosial.Ia senantiasa berada dan ada dalam konteks sosial penuturnya. Dalam fungsinya sebagai alat komunikasi, bahasa meneguhkan eksistensitensinya sebagai alat yang paling penting. Peneguhan pentingnya bahasa dalam interaksi antarpeserta tutur mendapatkan signifikasninya ketika berfungsi sebagai alat untuk membuka saluran komunikasi, mengakrabkan, “menyatukan (hati)”, antara penutur dan peserta tutur.Dalam terminologi linguistik, kondisi yang demikian disebut kategori fatis. Kategori fatis dalam tuturan tampaknya lebih banyak muncul pada tuturan bahasa Indoensia ragam nonformal, misalnya pada acara radio dan televisi. Untuk mendeskripsikan penggunaan kategori fatis dalam penelitian awal ini digunakan metode simak, teknik rekam, dan teknik catat untuk menggali data terhadap objek kajian berupa tuturan bahasa Indonesia ragam nonformal di radio dan terutama di televisi. Acara yang dijadikan sumber data, misalnya Inbox, Dahsyat, 100 % Ampuh; sedangkan metode informal digunakan untuk teknik penyajian. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa bentuk ungkapan fatis terdiri atas: partikel, kata, dan farasa; dari unsur kebahasaannya berasal dari bahasa Indonesia dialek Betawi, bahasa asing (Inggris, Arab, dan Jepang), dan bahasa daerah (Jawa dan Sunda). Kata Kunci: bentuk, ungkapan, fatis, ragam nonformal

Item Type:Article
Subjects:L Education > L Education (General)
Divisions:Faculty of Humanities > Department of Indonesian
ID Code:39340
Deposited By:Sastra Indonesia
Deposited On:15 May 2013 17:27
Last Modified:15 May 2013 17:27

Repository Staff Only: item control page