STUDY KOMPARASI ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN DENGAN MENGGUNAKAN ANALISA BOW, SNI, BINA MARGA DAN ANALISA EMPIRIS LAPANGAN UNTUK PEKERJAAN YANG MENGGUNAKAN ALAT BERAT

ANGGRAINI, LILA (2012) STUDY KOMPARASI ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN DENGAN MENGGUNAKAN ANALISA BOW, SNI, BINA MARGA DAN ANALISA EMPIRIS LAPANGAN UNTUK PEKERJAAN YANG MENGGUNAKAN ALAT BERAT. Masters thesis, magister teknik sipil.

[img]
Preview
PDF
19Kb
[img]
Preview
PDF
428Kb
[img]
Preview
PDF
17Kb
[img]
Preview
PDF
24Kb

Abstract

Untuk menentukan besarnya biaya bangunan rancangan pekerjaan konstruksi dari suatu bangunan (gedung, jalan, jembatan, bangunan air dll), diperlukan suatu acuan dasar. Acuan tersebut adalah analisa biaya konstruksi (analisa harga satuan pekerjaan) yang disusun melalui kegiatan penelitian produktivitas pekerjaan di lapangan dan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas kegiatan suatu pembangunan (BSN, 2002). Didalam perhitungan analisa harga satuan pekerjaan dapat menggunakan metode analisa BOW, SNI, Bina Marga dan Analisa Empiris Lapangan, dimana menurut kenyataan dilapangan, metode analisa tersebut mempunyai hasil yang berbeda-beda. Peneliti mengadakan penelitian mengenai bagaimana hasil perhitungan analisa harga satuan pekerjaan dengan menggunakan metode analisa BOW, SNI, dan Bina Marga yang kemudian dikomparasikan dengan Analisa Empiris Lapangan. Penelitian ini mengambil contoh di 3 (tiga) lokasi pekerjaan untuk pekerjaan galian dan timbunan tanah dengan menggunakan alat berat. Didalam perhitungan analisa harga satuan pekerjaan yang menggunakan metode analisa BOW, SNI, dan standar Bina Marga haruslah mempunyai harga satuan bahan, upah dan alat yang sama yang disesuaikan dengan kondisi lapangan, kondisi alat, metode pelaksanaan dan jarak angkut. Hasil perhitungan akan menghasilkan harga satuan yang berbeda-beda kemudian akan dikomparasikan dengan analisa empiris lapangan. Hasil komparasi analisa harga satuan untuk pekerjaan galian dan timbunan tanah yang menggunakan alat berat dengan beberapa metode analisa diatas, maka analisa empiris lapangan adalah paling rendah dikomparasikan dengan analisa yang lain. Kelebihan dari analisa tersebut adalah harga satuan pekerjaan lebih rendah, dan lebih sesuai dengan kondisi lapangan, sehingga dapat memberikan keuntungan bagi jasa pemborong karena sesuai dengan kemampuan masing-masing dalam menyusun metode pelaksanaan, pengadaan alat dan kondisi lapangannya. Kekurangan adalah metode pelaksanaan yang telah disusun tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan, dengan kesediaan alat dan perubahan kondisi cuaca dan juga penerapan metode ini membutuhkan ketelitian yang sangat tinggi dalam menilai kondisi lapangan.

Item Type:Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords:Harga Satuan Pekerjaan, Komparasi, Analisa Empiris Lapangan
Subjects:T Technology > TH Building construction
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Civil Engineering
ID Code:38828
Deposited By:Mr s2sipil undip
Deposited On:18 Mar 2013 19:16
Last Modified:18 Mar 2013 19:16

Repository Staff Only: item control page