HUBUNGAN ANTARA SANITASI LINGKUNGAN DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANDARHARJO KOTA SEMARANG

SURYANI, DEFIN RISKI (2012) HUBUNGAN ANTARA SANITASI LINGKUNGAN DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANDARHARJO KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
12Kb

Abstract

Penyakit diare merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah utama di negara-negara berkembang termasuk di Indonesia. Laporan tahunan Puskesmas Bandarharjo menunjukkan bahwa jumlah penderita diare tahun 2010 sebesar 2654 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara sanitasi leingkungan dan personal hygiene dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo Kota Semarang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Populasinya adalah seluruh balita pada tahun 2011 sebanyak 4.231 balita. Sampelnya adalah balita sebanyak 108 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan proportional random sampling. Teknik pengumpulan menggunakan wawancara dan observasi. Analisis data dnegan menggunakan chi square. Berdasarkan uji statistik diketahui bahwa tidak ada hubungan antara sumber air minum dengan kejadian diare pada balit (p value = 0,431), ada hubungan antara saluran pembuangan air limbah dengan kejadian diare pada balita (p value = 0,014), tidak ada hubungan sanitasi sampah antara kondisi jamban dengan kejadian diare pada balita (p value = 0,077), tidaka da hubungan antara kebiasaan mencuci tangan sebelum menyuapi balita dengan kejadian diare pada balit (p value = 0,068), tidak ada hubungan antara kebiasaan mencuci tangan sebelum memasak dengan kejadian diare pada balita (p value = 1,000), tidak ada hubungan antara kebiasaan mencucui tangan setelah BAB (p value = 0,263), ada hubungan antara membuang tinja balita dengan kejadian diare pada balita (p value = 0,032), ada hubungan antara penggunaan botol susu dengan kejadian diare pada balita (p value = 0,026). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kurangnya kesadaran masyarakat pentingnya meningkatkan kondisi sanitasi lingkungan dan personal hygiene sebagai upaya pencegahan diare. Kata Kunci: diare, balita, sanitasi lingkungan, personal hygiene

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:38777
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:13 Mar 2013 09:43
Last Modified:13 Mar 2013 09:43

Repository Staff Only: item control page