PENGUKURAN KINERJA PADA SEKTOR PUBLIK DENGAN METODE BALANCED SCORECARD (Studi Kasus Pada Badan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Sragen)

PRA UJI, DINDING and Susanty, Aries and Suliantoro, Hery (2013) PENGUKURAN KINERJA PADA SEKTOR PUBLIK DENGAN METODE BALANCED SCORECARD (Studi Kasus Pada Badan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Sragen). Undergraduate thesis, diponegoro university.

[img]
Preview
PDF
11Kb

Abstract

ABSTRAK Otonomi daerah merupakan produk reformasi yang memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengatur mengatur rumah tangganya sendiri dan memanfaatkan segala sumber daya yang ada dengan memperhatikan kearifan lokal. Dalam menghadapi perkembangan zaman dan lingkungan bisnis yang semakin kompleks seperti saat ini metode pengukuran kinerja dibutuhkan untuk menilai kinerja dari sebuah organisasi secara akurat dan komprehensif termasuk pada organisasi pemerintah. Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kabupaten Sragen merupakan organisasi sektor publik yang memiliki kewenangan untuk menerbitkan perizinan usaha. Pengkuran kinerja pada BPTPM Kabupaten Sragen dilakukan untuk mengetahui tingkat pencapaian dengan melihat perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Metode ini dikenal dengan Balance Score Card. Dari masing-masing perspektif yang ada dilakukan pengukuran berdasarkan indikatornya dan pembobotan prioritas untuk dijadikan evaluasi dan strategi baru untuk melakukan perbaikan yang lebih baik. Pembobotan pada penelitian dilakukan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Dari hasil pembobotan diketahui bahwa perspektif pelanggan mempunyai bobot paling tinggi yaitu 0,619, disusul kemudian Perspektif internal bisnis sebesar 0,220, Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan 0,109, dan Perspektif keuangan 0,052. ABSTRACT Regional autonomy is a product of the reform which authorizes local governments to regulate and manage their own households utilize all available resources to the attention of local wisdom. In the face of the times and an increasingly complex business environment such as the current performance measurement method is needed to assess the performance of an organization to accurately and comprehensively, including the organization of government. Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) of Sragen regency is a public sector organization that has the authority to issue business licenses. The measurements on the performance BPTPM Sragen conducted to determine the level of achievement by looking at the financial perspective, customer, internal business process, and learning and growth. This method is known as the Balance Score Card. From each perspective was measured by the indicators and weighting can be used as a priority for further evaluation and new strategies to make better improvements.Weighting on the research carried out by the method of Analytical Hierarchy Process (AHP). From the results of the weighting is known that the customer perspective has the highest weight is 0.619, followed internal business perspective (0,220), learning and growth perspective (0.109), and financial perspective (0,052).

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: AHP, balance scorecard, pengukuran kinerja, perizinan AHP, balance scorecard, performance measurement, licensing
Subjects:T Technology > T Technology (General)
T Technology > TS Manufactures
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
ID Code:38660
Deposited By:Mr/Ms teknik industri
Deposited On:27 Feb 2013 13:21
Last Modified:28 Feb 2013 10:08

Repository Staff Only: item control page