KAJIAN KUALITAS LAPORAN HASIL KEGIATAN PE DBD DITINJAU DARI SEGI KEAKURATAN, KETEPATAN WAKTU, DAN KELENGKAPAN PENGISIAN LAPORAN (STUDI KASUS PADA TUJUH PUSKESMAS DI KOTA SEMARANG DENGAN JUMLAH KASUS DBD TERTINGGI TAHUN 2010)

PRAMUDITA, GUSTIAN YONDI (2012) KAJIAN KUALITAS LAPORAN HASIL KEGIATAN PE DBD DITINJAU DARI SEGI KEAKURATAN, KETEPATAN WAKTU, DAN KELENGKAPAN PENGISIAN LAPORAN (STUDI KASUS PADA TUJUH PUSKESMAS DI KOTA SEMARANG DENGAN JUMLAH KASUS DBD TERTINGGI TAHUN 2010). Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
12Kb

Abstract

Kegiatan Penyelidikan Epidemiologi (PE) DBD adalah untuk mengetahui adanya kasus tambahan dan luasnya penyebaran penyakit DBD. Di Kota Semarang didapati bahwa pada tahun 2010 hanya tercapai 52,8% dari target nasional (100%) yang dilakukan < 24 jam, dan hanya 57,8% dari target PE Kota Semarang (65%)yang dilakukan < 48 jam serta ada 24,8% PE yang dilakukan lebih dari 2 hari. Kualitas laporan hasil kegiatan PE dari tahun ke tahun selalu mengalami masalah di bagian kelengkapan, keakuratan pengisian laporan dan ketepatan waktu pelaksanaan PE. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas laporan hasil PE DBD ditinjau dari segi keakuratan, ketepatan waktu, dan kelengkapan pengisian laporannya.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Sampel puskesmas dalam penelitian ini dipilih dengan metode purposive sampling yaitu tujuh puskesmas dengan kasus DBD tertinggi di Kota Semarang tahun 2010, sedangkan sampel laporan yang diteliti adalah 91 laporan yang dipilih dengan metode simple random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan cara survei dan indepth interview. Analisis data menggunakan analisis univariat. Variabel yang diteliti adalah keakuratan, ketepatan waktu dan kelengkapan pengisian laporan hasil kegiatan PE, serta hambatannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada 61,54% laporan yang tidak akurat dalam penegakan diagnosis DBD, 9,9% kasus terlambat dilakukan PE, 24,2% laporan hasil PE terlambat dilaporkan ke DKK Semarang dan 75,8% laporan hasil PE DBD tidak diisi secara lengkap. Menurut persepsi responden hambatan yang ditemui adalah dari faktor petugas, keterlambatan pelaporan dari rumah sakit, kurangnya kerja sama dengan masyrakat, dan sarana prasarana yang kurang mendukung. Kata Kunci: PE DBD, Laporan, Keakuratan, Ketepatan, Kelengkapan

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:38594
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:22 Feb 2013 13:27
Last Modified:22 Feb 2013 13:27

Repository Staff Only: item control page