GATEKEEPING PEMBERITAAN PEMILIHAN KETUA UMUM KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI ( KADIN ) JAWA TENGAH PERIODE 2011-2016 DI SURATKABAR SUARA MERDEKA

Elok, Perwirawati (2012) GATEKEEPING PEMBERITAAN PEMILIHAN KETUA UMUM KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI ( KADIN ) JAWA TENGAH PERIODE 2011-2016 DI SURATKABAR SUARA MERDEKA. Masters thesis, Master Program in Communication Science.

[img]
Preview
PDF
97Kb
[img]
Preview
PDF
334Kb
[img]
Preview
PDF
241Kb
[img]
Preview
PDF
149Kb

Abstract

ABSTRAKSI Fenomena penggunaan media yang dilakukan oleh pemilik melalui media pewartaanya memang sudah menggejala dan menjadi tren di Indonesia saat ini. Fenomena ini tidak hanya melanda media berskala nasional tetapi juga merambah ke media lokal, salah satunya adalah surat kabar Suara Merdeka. Dalam fenomena penggunaan media yang dilakukan oleh pemilik ini memunculkan pertanyaan tentang mekanisme kontrol seperti apa yang dilakukan pemilik agar arah pemberitaan dapat sesuai dengan apa yang dikehendakinya dan kepentingan-kepentingan apa yang melatarbelakangi terjadinya fenomena ini. Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka dilakukanlah penelitian deskriptif kualitatif. Untuk melihat bagaimana sebenarnya peran pemilik dan kekuatannya dalam sebuah institusi internal media sehingga mampu melakukan intervensi terhadap ruang redaksi, maka Teori Gatekeeping dapat dijadikan panduan untuk menggambarkan mekanisme yang dilakukan pemilik untuk membatasi ruang gerak para pekerja, dengan tujuan agar produk media yang dihasilkan dapat sesuai dengan keinginannya. Dari hasil penelitian ini disimpulkan, bahwa terdapat beberapa mekanisme pengontrolan yang dilakukan terhadap para pekerja Suara Merdeka secara tidak kentara karena sudah melebur dalam rutinitas keseharian pekerja. Mekanisme kontrol tersebut antara lain dilakukan melalui: pertama, proses sensor diri atau gatekeeping. Melalui tahap ini, pengendalian berita dilakukan agar arah pemberitaan di Suara Merdeka sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh pemilik dan juga menjaga berbagai kepentingan di dalamnya. Kedua, melalui ideologi yang dianut oleh pemilik. Ideologi ini secara langsung akan membatasi kebebasan pekerja dalam memahami dan mempersepsikan sebuah realitas. Ketiga, melalui pendefenisan bentuk pekerja antara pekerja yang profesional dengan pekerja yang tidak professional. Melalui wacana ini pekerja tidak hanya didefenisikan, tetapi juga dibentuk, dikontrol, dan didisiplinkan. Dan yang terakhir adalah melalui posisi tertinggi yang memang sudah dipegang oleh pemilik, memudahkan baginya untuk mendominasi pandangan pekerja, mengintervensi ruang redaksi, dan melalui instruksi langsung pada bawahan, pemilik bisa langsung mendapat porsi pemberitaan yang biasanya akan digunakan sebagai alat pencitraan. Saran penelitian, bagi masyarakat sebaiknya memiliki sikap kritis terhadap media dan perlu teliti dalam melihat berita dan wacana yang disajikan oleh media, mengingat fakta bahwa baik media berskala nasional maupun media berskala lokal saat ini tengah dikuasai oleh para pemilik yang memiliki beragam kepentingan didalamnya, sehingga sebuah berita sebaiknya tidak begitu saja di terima. ABSTRACT The phenomenon of media use by the owner through the media is already implicated and become a trend in Indonesian today. This phenomenon is not only the national media plagued but also penetrated into the local media, one of which is the newspaper Suara Merdeka. In the phenomenon of media use by the owner of this raises questions about the control mechanisms such as what the owner to be in accordance with the proclamation of what he wanted and what the interests underlying the occurrence of this phenomenon. To answer these questions we conducted a qualitative descriptive study. To see how the real owner of the role and power in an internal media institutions that are able to intervene to the newsroom. Then gatekeeping theory can be used as a guide to describe the mechanism that made the owners to limit the movement of workers, with the aim that the media products can be produced in accordance with his wishes. From the results of this study concluded, that there are some controlling mechanism perpetrated against workers Suara Merdeka is not obvious because it was merged in daily routine work. Control mechanisms, among others through: first, the process of self-censorship or gatekeeping. Through this stage, carried out in order to control the direction of news coverage in the Suara Merdeka in accordance with what is desired by the owner and also to safeguard its interests in it. Secondly, through the ideology espoused by the owner. This ideology will directly limit the freedom of workers to understand and perceive a reality. Third, by definition a form of worker between professional workers and workers who are not professional. Through this discourse is not only defined the workers, but also estabilished, controlled and disciplined. And the last is through the highest position that is already held by the owner, allowing him to dominate the view worker, the newsroom intervened and through direct instruction to subordinate, owner can just get a portion of coverage that would normally be used as an imaging tool. Suggestions of research, for the people should have a critical attitude towards the media and need to be careful in looking at the news and discourse presented by the media, given the fact that the media both national and local media scale is currently occupied by the owners who have diverse interests inside, so that a news should not be accepted.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Communication Science
ID Code:38472
Deposited By:Magister Ilmu Komunikasi
Deposited On:15 Feb 2013 19:17
Last Modified:18 Dec 2015 17:37

Repository Staff Only: item control page