KONSTRUKSI PEMBERITAAN POLITIK BER-ISU GENDER

Diah, Wulandari (2010) KONSTRUKSI PEMBERITAAN POLITIK BER-ISU GENDER. Masters thesis, Master Program in Communication Science.

[img]
Preview
PDF
84Kb
[img]
Preview
PDF
249Kb
[img]
Preview
PDF
201Kb
[img]
Preview
PDF
204Kb

Abstract

ABSTRAKSI KONSTRUKSI PEMBERITAAN POLITIK BER-ISU GENDER Media massa merupakan elemen penting dalam distribusi informasi terkait hak-hak perempuan dan keadilan gender. Lewat pemberitaan dan liputan tentang berbagai isu perempuan, media massa dapat mempengaruhi cara pandang para pembacanya, untuk semakin berperspektif perempuan dan sensitif gender atau, sebaliknya, semakin bias gender. Penelitian ini dilakukan dengan tiga tujuan, yaitu: (1) untuk mengetahui berita politik ber-isu gender seperti apa yang termasuk dalam lima tema berita politik di Kompas; (2) mengetahui ideologi dominan patriarki kapitalistik dalam konstruksi pemberitaan politik ber-isu gender di koran Kompas; dan (3) mengetahui labelisasi ideologi patriarki kapitalistik yang dipakai oleh Kompas dalam mengkonstruksi pemberitaan politik ber-isu gender. Kerangka pemikiran teoritis yang digunakan adalah Muted Group Theory. Dengan menggunakan paradigma konstruktivisme kritikal, kajian terhadap teks media akan dilakukan dengan analisis framing model Zhondang Pan dan Gerald Kosicki. Penelitian dilakukan terhadap berita politik Kompas yang terkait dengan isu gender medio tahun 2008-2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ideologi patriarki kapitalistik sebagai ideologi dominan dalam Kompas, menghasilkan framing maskulinitas politik dan marjinalisasi peran politik perempuan. Framing maskulinitas politik muncul pada tema berita tentang sistem politik, partai politik, dan budaya politik. Sedangkan framing marjinalisasi peran politik perempuan, muncul pada tema berita tentang sosialisasi politik dan partisipasi politik. Mengacu pada keempat struktur dalam framing Zhondang Pan dan Gerald Kosicki, maka labelisasi dominan pada struktur sintaksis adalah hegemoni ideologi patriarki. Labelisasi dominan dalam skrip adalah stereotipe pada perempuan. Labelisasi dominan pada tematik adalah apatisme perempuan pada politik dan stereotipe pada perempuan. Dan labelisasi dominan pada retorik adalah annihilisasi simbolik. Pemberitaan Kompas terkait berita politik ber-isu gender membawa konsekuensi pada “pelestarian” kesenjangan gender. Kompas melalui pemberitaan politiknya seolah memiliki hak untuk menentukan apa yang harus dilakukan atau tidak seharusnya dilakukan oleh perempuan dalam politik. Kompas telah menjadi tidak lebih sekedar perpanjangan penindasan laki-laki terhadap perempuan. Muted Group Theory hadir sebagai suatu gerakan untuk mengusahakan dan menyadarkan perempuan bahwa mereka adalah golongan tertindas dalam media. Menghadapi problematika seperti ini media seyogianya membuat program yang berorientasi pada konstruksi karakter dari kelompok tertindas sehingga mereka mendapat dukungan serta kultural. Media juga harus memungkinkan khalayak mempunyai kemampuan kritis membaca media. Elit politik perempuan pun hendaknya terus meningkatkan kualitas diri agar dapat melakukan banyak peran terutama peran-peran di wilayah publik yang banyak bersinggungan dengan kepentingan perempuan itu sendiri. ABSTRACT THE CONSTRACTION OF GENDER BASED POLITICAL NEWS Mass media has become one of the essential elements in the distribution of information relating to women's rights and gender justice. Through publicity and coverage on various issues of women, mass media can influence the way readers view the perspective of women and gender sensitive or, even conversely, the more gender bias. This research was conducted with three objectives: (1) to determine her political news on gender issues such as what is included in the five themes of political news in Kompas, (2) to understand the dominant ideology of capitalist patriarchy in the construction of political news with gender issues in Kompas, and (3) to label capitalistic patriarchal ideology that is used by Kompas in constructing the political news with gender issues. Theoretical framework that the writer used is Muted Group Theory. It is conducted by using critical constructionism paradigm, the study of media texts will be done by framing the analysis model of Zhondang Pan and Gerald Kosicki. Research carried out on political news of Kompas, associated with gender issues in mid-year, 2008-2009. The results showed that the ideology of capitalist patriarchy have become the dominant ideology in Kompas, which then produce the political framing of masculinity and political marginalization of women's political role. Framing political masculinity appears on the theme of the news of the political system, political parties, and political culture, while framing the marginalization of women's political role, appearing on the theme of news about political socialization and political participation. Referring to the fourth structure in the framing of Zhondang Pan and Gerald Kosicki, then labeling of the syntactic structure is the form of the dominant ideology of patriarchal hegemony. Labeling the script is dominant in the female stereotype. Labeling dominant theme is the apathy of women in politics, the stereotyping of women, and labeling were dominant at symbolic rhetoric annihilization. The political coverage of Kompas which related to gender issues had consequences on the "preservation" of gender gap. Kompas, through its political coverage seems to have the right to decide what to do or should not be done by women in politics. Kompas, has become no more than an extension of male oppression of women. Muted Group Theory comes as a movement that tries to open women’s on the real condition that they are being oppressed in the media. Facing this kind of problem, it would be better for the media to create a program which oriented to the characteristic construction of oppressed groups so that they get support especially cultural support. The media should open the possibility for their audience to criticize them. It is also the duty of political elite women to improve the quality of individual in order to perform many roles; especially roles in many public areas intersect with the interests of women themselves. Keywords : politics, gender, and mass media

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Communication Science
ID Code:38415
Deposited By:Magister Ilmu Komunikasi
Deposited On:13 Feb 2013 18:57
Last Modified:16 Dec 2015 16:41

Repository Staff Only: item control page