KADAR PROTEIN, ZAT BESI, DAN MUTU ORGANOLEPTIK KUE KERING BERBAHAN DASAR TEPUNG TERIGU DAN TEPUNG BERAS DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench)

Lufiria, Priskila Yesi and Rustanti, Ninik (2012) KADAR PROTEIN, ZAT BESI, DAN MUTU ORGANOLEPTIK KUE KERING BERBAHAN DASAR TEPUNG TERIGU DAN TEPUNG BERAS DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench). Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF (Undergraduate Thesis) - Published Version
246Kb

Abstract

Latar Belakang: Kurangnya asupan zat besi dan protein dapat menyebabkan anemia gizi besi, karena itu diperlukan makanan tinggi zat besi dan protein. Sorgum merupakan serealia dengan kandungan zat besi tertinggi, dan protein sorgum lebih tinggi dibandingkan protein beras giling, sedikit di bawah gandum. Tujuan : Menganalisis pengaruh substitusi tepung sorgum terhadap kadar protein, zat besi dan mutu organoleptik kue kering berbahan dasar tepung terigu dan tepung beras. Metode : Merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan faktorial. Terdapat dua taraf perlakuan yaitu jenis bahan dasar (tepung terigu dan tepung beras) dan kadar substitusi tepung sorgum (0%, 30%, 60%, dan 100%). Analisis statistik dari protein, zat besi, dan mutu organoleptik menggunakan uji Two Way dan One Way ANOVA Cl 95% dilanjutkan dengan Posthoct test duncan. Hasil : Substitusi tepung sorgum menurunkan kadar protein pada kue berbahan dasar terigu, tetapi meningkatkan kadar protein pada kue berbahan dasar tepung beras. Kadar protein tertinggi terdapat pada kue kering berbahan dasar tepung terigu tanpa substitusi tepung sorgum yaitu 7,22% per 100 g kue kering dan kadar protein terendah pada kue kering berbahan dasar tepung beras tanpa substitusi tepung sorgum yaitu 5,08% per 100 g kue kering. Zat besi tertinggi terdapat pada kue kering dengan substitusi tepung sorgum 100% yaitu 4,376 mg per 100 g kue kering. Substitusi tepung sorgum berpengaruh secara nyata terhadap warna dan rasa, tapi tidak terhadap aroma kue kering. Secara keseluruhan, substitusi tepung sorgum menurunkan mutu organoleptik terhadap warna, aroma, dan rasa kue kering. Kesimpulan: Subsitusi tepung sorgum meningkatkan kadar zat besi kue kering. Kue kering yang direkomendasikan yaitu variasi kue kering berbahan dasar tepung terigu dengan substitusi tepung sorgum 60%.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:tepung sorgum, kue kering, protein, zat besi, mutu organoleptik
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:38367
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:11 Feb 2013 13:38
Last Modified:11 Feb 2013 13:38

Repository Staff Only: item control page