Interaksi Struktur Komunitas Vegetasi Dengan Kualitas Lingkungan di Kawasan Sempadan Pantai Semarang -Demak

Hastuti, Endah Dwi (2012) Interaksi Struktur Komunitas Vegetasi Dengan Kualitas Lingkungan di Kawasan Sempadan Pantai Semarang -Demak. PhD thesis, Program Doktor Ilmu Lingkungan.

[img]
Preview
PDF
168Kb
[img]
Preview
PDF
91Kb

Abstract

ABSTRAK Ekosistem sempadan pantai Semarang dan Demak telah mengalami kerusakan berupa pengurangan luas mangrove dan penurunan kualitas lingkungan sehingga fungsinya kurang optimal. Ekosistem sempadan pantai mencakup vegetasi mangrove dan kualitas fisik kemis yang saling berinteraksi secara dinamis. Pengelolaan ekosistem pantai secara optimal perlu diketahui pola interaksi antara vegetasi sempadan pantai dan kualitas lingkungannya. Struktur komunitas vegetasi ditentukan oleh interaksi spesies penyusun komunitas dengan kondisi lingkungannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kondisi struktur komunitas vegetasi mangrove dan kondisi kualitas lingkungan, menganalisis model interaksi antara struktur vegetasi sempadan pantai dan kualitas lingkungan, serta menyusun strategi pengelolaan kawasan sempadan pantai di Semarang dan Demak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi sedangkan analisis data dilakukan dengan analisis regresi dan permodelan dengan Powersim. Hasil penelitian menunjukkan ekosistem sempadan pantai di Semarang Demak didominasi oleh mangrove A. marina dan R. mucronata. Kualitas lingkungan menunjukkan bahwa suhu masih berada pada kisaran normal. pH lingkungan berkisar dari netral hingga sedikit asam. DO berkisar antara normal hingga relatif rendah. Terdapat interaksi timbal balik antara vegetasi sempadan pantai dengan kualitas lingkungan yang diinterpretasikan dalam bentuk model dinamik. Pertumbuhan, mortalitas dan reproduksi mangrove dipengaruhi oleh kualitas lingkungan. Terdapat perbedaan respon spesies dan strata mangrove terhadap N, P, K, BO, DO, suhu, TSS, salinitas dan pH. Variasi kualitas lingkungan dipengaruhi oleh kerapatan, mortalitas serta kualitas lingkungan yang lain. Strategi pengelolaan yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi sempadan pantai di Semarang – Demak adalah dengan memanfaatkan lahan akresi untuk lokasi rehabilitasi mangrove, memanfaatkan lahan bekas pertambakan untuk penanaman mangrove, serta melakukan modifikasi hidrologi dan mikro topografi untuk mengatur kedalaman, lama dan frekuensi perendaman air saat pasang serta pemeliharaan kualitas lingkungan sehingga tercapai kondisi ekohidrologis yang sesuai sebagai habitat mangrove. Kata kunci: mangrove, interaksi, vegetasi sempadan pantai, kualitas lingkungan xxvi

Item Type:Thesis (PhD)
Subjects:G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Doctor Program in Environmental Science
ID Code:37878
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:15 Jan 2013 11:22
Last Modified:15 Jan 2013 11:22

Repository Staff Only: item control page