REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM LIRIK LAGU DANGDUT KONTEMPORER

Anggriana, Gina (2012) REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM LIRIK LAGU DANGDUT KONTEMPORER. Undergraduate thesis, Faculty of Social and Political Sciences.

[img]
Preview
PDF
214Kb

Abstract

ABSTRAK Nama : Gina Anggriana NIM : D2C607018 Judul : “Representasi Perempuan dalam Lirik Lagu Dangdut Kontemporer” Salah satu hal terpenting dalam sebuah musik adalah keberadaan lirik lagunya. Lirik lagu merupakan salah satu media komunikasi verbal yang memiliki makna didalamnya. Dangdut yang pada mulanya terkenal dengan cengkok Melayu kini berkembang menjadi industri lokal yang populer. Dangdut bertranformasi menjadi lebih spesifik dalam penampilannya. Salah satunya adalah pesan yang terkandung dalam lirik lagu dangdut tersebut. Penelitian terhadap lirik lagu dangdut kontemporer merupakan sebuah penelitian yang bertujuan melihat bagaimana perempuan direpresentasikan dalam lirik lagu serta gagasan-gagasan apa saja yang terdapat di dalamnya. Tipe penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis semantik untuk menganalisis objek yang diteliti. Semantik membahas secara mendalam tentang sistem makna, termasuk hal-hal yang tersembunyi di balik sebuah makna itu sendiri. Sehingga melalui semantik, peneliti diharapkan maampu lebih menggali makna yang ada dalam lirik lagu dangdut kontemporer yang diteliti. Lirik lagu yang menjadi bahan penelitian adalah lirik dalam lagu dangdut SMS, Kucing Garong, Bete, Keong Racun, Cinta Satu Malam, Hamil Duluan dan Alamat Palsu. Lagu tersebut dipilih karena lagu dangdut tersebut merupakan lagu dangdut yang cukup populer dan fenomenal di masyarakat. Representasi perempuan dalam lirik lagu dangdut kontemporer menunjukkan bahwa perempuan merupakan pihak yang secara jujur dan berani untuk mengungkapkan apa yang dialami. Dalam lirik lagu Kucing Garong, Keong Racun dan Bete, perempuan tidak segan untuk berkata kasar dan mengumpat laki-laki yang merendahkannya. Dengan jelas perempuan mengeluarkan ungkapan serapah yang mencerminkan emosi perempuan tersebut. Selain itu perempuan juga digambarkan sebagai subjek yang berperan aktif dan sangat menikmati pengalaman seksualnya. Ini tergambarkan dalam lirik lagu Cinta Satu Malam dan Hamil Duluan. Perempuan mengungkapkan gambaran persetubuhan yang dilakukan dengan pasangannya di mana perempuan juga sangat menikmati itu. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan hal-hal berikut. Dalam lirik lagu SMS, perempuan digambarkan melakukan perlawanan secara langsung terhadap pasangannya yang berselingkuh, yaitu dengan menyita handphone pasangannya. yang merupakan langkah antisipasi agar pasangannya tersebut tidak lagi saling berkirim sms mesra dengan perempuan lain. Sedangkan dalam lirik lagu Kucing Garong, Bete dan Keong Racun menggambarkan kekesalan seorang perempuan yang eksistensinya tidak dihargai oleh laki-laki, sehingga membuat perempuan melampiaskan segenap perasaannya dengan memaki-maki dan mengumpat laki-laki tesebut. Terakhir, dalam lirik Cinta Satu Malam dan Hamil Duluan menggambarkan tentang ekspresi seksualitas perempuan. Dalam kedua lirik lagu tersebut dengan jujur perempuan mengungkapkan sangat menikmati aktifitas seksual yang dijalaninya bersama pasangan. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam lirik-lirik lagu dangdut kontemporer yang diteliti banyak menggunakan bahasa dan makna-makna yang menunjukkan aktualisasi diri perempuan. Selain itu bahasa yang digunakan juga tidak puitis namun cenderung bersifat tegas. Kata kunci: Representasi, lirik lagu, semantik, perempuan. ABSTRACK Nama : Gina Anggriana NIM : D2C607018 Judul : “Representasion of Women in Contemporary Dangdut Song Lyrics ” One of the most important thing in music is the existence of a lyric. Lyrics of the song is one of media verbal communication that has meaning in it. Dangdut was originally famous for its twisted Malays now developed into a popular local industries. Dangdut transformed into more specific in appearance. One is the message contained in the lyrics of the song dangdut. Research on contemporary dangdut song is a study that aims to look at how women are represented in the lyrics of the song and any ideas contained in it. This type of research is a qualitative descriptive uses semantic analysis to analyze objects .Semantik discusses in depth the meaning system, including things that are hidden behind a meaning in itself. So through semantics, researchers expected maampu further explore the meaning is in the lyrics of contemporary dangdut studied. Song lyrics are the subject of research is the lyrics in the song dangdut SMS, Kucing Garong, Bete, Keong Racun, Cinta Satu Malam, Hamil Duluan dan Alamat Palsu. The song was chosen because it is a song dangdut dangdut songs were quite popular and phenomenal in society. The representation of women in contemporary dangdut song lyrics indicate that women are those who are honest and brave to reveal what is experienced. In the lyrics of Kucing Garong, Keong Racun and Bete women are not reluctant to say rude and swearing men who demoralize him in order. Clearly the woman pulled out a profane expression that reflects the emotions of the woman. In addition women are also described as a subject that plays an active role and very much enjoyed his sexual experiences. It's indescribable in the lyrics of Cinta Satu Malam and Hamil Duluan. Women reveal the image of coitus that carried out with his running mate where women are also very much enjoyed it. Overall, this study shows the following points. In the lyrics of the SMS, the women depicted doing resistance directly against his partner, who is having an affair, by confiscating mobile partner. Which is the counterpart to anticipate no longer send sms each other to be friendly with other women. Whereas in Kucing Garong, Bete and Keong Racun portrays pique a woman's existence was not appreciated by men, its existence so as to make women wreak all her feelings with cussing and the man. Lastly, in the lyrics of Cinta Satu Malam and Hamil Duluan describes the expression of female sexuality. In both lyrics and honest woman reveals highly enjoy sexual activity with a partner. So it can be drawn the conclusion that the song lyrics that examined many of the contemporary artist using the language and meanings of which showed women's self-actualization. Moreover the language used is also not poetic but tends to be emphatic. Keywords: Representation, song lyrics, semantics, women.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication
ID Code:37158
Deposited By:Jurusan Ilmu Komunikasi Fisip Undip
Deposited On:21 Nov 2012 21:28
Last Modified:21 Nov 2012 21:28

Repository Staff Only: item control page