Produksi Wacana Seksualitas oleh Perempuan (Analisis Wacana Kritis dalam Rubrik Konsultasi Seks Zoya Amirin)

Oktaviani, Eka (2012) Produksi Wacana Seksualitas oleh Perempuan (Analisis Wacana Kritis dalam Rubrik Konsultasi Seks Zoya Amirin). Undergraduate thesis, Faculty of Social and Political Science.

Full text not available from this repository.

Abstract

Produksi Wacana Seksualitas oleh Perempuan (Analisis Wacana Kritis dalam Rubrik Konsultasi Seks Zoya Amirin) Abstrak Wacana memegang peranan penting dalam hal membentuk kebenaran yang ada di kehidupan masyarakat, keterlibatan media sangat besar dan penting dalam pembentukan kebenaran. Terlebih, dalam kehidupan modern yang demokratis, media memegang peranan penting sebagai forum publik. Di mana semua orang bisa mendiskusikan apa saja dan karena kecanggihan teknologi, hal tersebut dapat berlangsung secara cepat. Saat ini di Indonesia, selain agama, pemerintah, dan lembaga keagamaan, media juga berperan dalam pembentukan wacana seksualitas dalam masyarakat. Hal yang menarik lainya adalah karena wacana seksualitas ini ditampilkan oleh seorang perempuan, yang biasanya dijadikan objek dan pihak yang mendapatkan tekanan justru di sini berada di pihak yang memiliki kekuasaan atas pihak lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana wacana seksualitas dibentuk oleh perempuan dalam rubrik konsultasi seks, dengan berfokus menganalisis rubrik konsultasi seks asuhan Zoya Amirin. Teori yang digunakan mengacu pada hubungan kekuasaan dan juga seksualitas oleh Foucault. Teori ini beranggapan bahwa tidak ada satupun wacana yang terjadi secara natural. Untuk melakukan analisis, digunakan pendekatan yang diungkapakan oleh Sara Mills yang sangat fokus kepada gender dan feminism. Mills juga banyak menerapkan dan mengimplementasikan teori miliki Foucault tentang relasi kekuasaan. Peneliti menggunakan analisis teks pada rubrik tersebut, kemudian peneliti melakukan wawancara langsung dengan Zoya Amirin. hal tersebut dilakukan agar dapat benar-benar diketahui bagaimana kekuasaan yang ada dalam wacana seksualitas yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa, untuk membicarakan tentang seksualitas sebuah percakapan harus dipindahkan ke ranah medis atau pengetahuan. Hal ini adalah cara agar semua pembiacraan tentang seks dapat dibahas tanpa batas. Sedangkan untuk memproduksi wacana dalam rezim pengetahuan tersebut dibutuhkan kaum intelektual. Zoya Amirin adalah intelektual yang dimaksud, dengan segala pengetahuan yang dimilikinya ia memiliki kekuasaan untuk membentuk wacana tentang seksualitas kepada penanya pada khususnya dan pada masyaralat pada umumnya. Kata kunci : seksualitas, wacana kritis, kekuasaan, psikologi seksual Sexuality Discourse Production by Woman (Critical Discourse Analyses in Sex Consultation of Zoya Amirin’s rubric ) Abstract Discourse helds key role in order to form truth with in society social life, media involvement plays big role and key role to form the truth. Moreover, in modern democracy era, media held key role as public forum. In this era, people may discuss anything by the power of technology, where every communication goes very fast. Recently in Indonesia, besides religion, government and religion organization, media also play the role in form the sexuality discourse in society. Another amuse issue is by the sexuality discourse that showed by a woman, who used to been the object and person who get the pressure, exactly at this situation is on the side who hold the power upon others. This research has the purpose to explore how sexuality discourse is formed by woman in sex consulting column, by focusing on analyze sex consulting column that written by Zoya Amirin. the theory which is used in this research base on the power relation and also sexuality by Foucault. The theory consider that notice of the discourse which happen naturally. To do analyze, the approach that used is state by Sara Mills who focus on gender. Mills also does and implements Foucault’s theory. Researcher used text analyze on that column, then researcher did direct conversation with Zoya Amirin it is done in order to get deep information on how the existence power on sexuality discourse that formed. The result showed that to discuss about sexuality a conversation has to be shifted in the medic and scientific theme. This is the way to all conversation about sex can be explain boundaries. But to form discourse in science regime, scientist is needed. Zoya Amirin is the scientist with all knowledge that she has, she has power to form discourse about sexuality to her readers especially and generally to people. Keyword: sexuality, critical discourse , power, psychology sexual

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication
ID Code:37130
Deposited By:Jurusan Ilmu Komunikasi Fisip Undip
Deposited On:21 Nov 2012 11:46
Last Modified:21 Nov 2012 11:47

Repository Staff Only: item control page