Kajian Penanganan Dampak Lingkungan Melalui Pendekatan Ekoefisiensi Pada Industri Kecil Pengolahan Tepung Tempurung Kelapa ( Studi Kasus CV Putra Jaya Sahita Guna, Kabupaten Semarang)

Ikha Rasti Julia Sari, - (2012) Kajian Penanganan Dampak Lingkungan Melalui Pendekatan Ekoefisiensi Pada Industri Kecil Pengolahan Tepung Tempurung Kelapa ( Studi Kasus CV Putra Jaya Sahita Guna, Kabupaten Semarang). Masters thesis, Program Magister Ilmu Lingkungan Undip.

[img]
Preview
PDF
389Kb

Abstract

Kajian Penanganan Dampak Lingkungan melalui pendekatan ekoefisiensi yang dilakukan di Industri Pengolahan Tepung Tempurung Kelapa, dimaksudkan untuk melakukan identifikasi terhadap tahapan proses yang inefisien dan berpotensi sebagai sumber pencemaran serta mencari alternatif langkah perbaikan guna meningkatkan efisiensi baik dari sisi ekonomi dan lingkungan sehingga menghasilkan barang yang mempunyai daya saing tinggi terhadap perusahaan kompetitornya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi partisipatif dimaksudkan untuk mengamati, mendengarkan dan menelaah sebanyak mungkin aktivitas obyek penelitian. Obyek penelitian adalah CV. Putra Jaya Sahita Guna yang berada di wilayah Kabupaten Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi memiliki nilai efisiensi sebesar 94,448%. Tahapan proses yang inefisien adalah pada proses pemilahan bahan baku dengan menghasilkan NPO (Non Product Output) terbesar yaitu sebesar 3,91%. NPO lainnya sebesar 1,63% dalam bentuk selar dan 0,01% sebagai tepung halus diluar spesifikasi. Unit utilitas berupa penggunaan mesin diesel sebagai penggerak hammermill merupakan sumber pencemar udara, hal ini dikarenakan ketidaksesuaian antara waktu perawatan dengan beban kerja produksi. Langkah perbaikan yang terbaik yang dipilih, dimana hal ini didasarkan masukan dari pemilik dan pekerja, yaitu melakukan reuse pada tepung di luar spesifikasi dan menjual NPO berupa selar dan serabut kelapa kepada pihak ketiga serta penggantian mesin diesel dengan menggunakan motor listrik. Hasil kalkulasi dengan dasar perhitungan selama 1 (satu) tahun menunjukkan bahwa sebelum dilakukan ekoefisiensi prosentase NPO adalah sebesar 12,81%. dan terjadi penurunan apabila ekoefisiensi diterapkan menjadi 2,77%. Rasio ekoefisiensi ekoefisiensi didasarkan pada perhitungan per kg produk yang diproduksi berdasarkan konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca. Rasio ekoefisiensi sebelum penerapan ekoefisiensi 4211,98 kg per ton setara emisi CO2 dan 312,11 kg per Giga Joule, dan mengalami kenaikan pada emisi gas rumah kaca apabila ekoefisiensi sudah diterapkan yaitu menjadi 23584 kg per ton setara emisi CO . 2 Keyword : dampak lingkungan, ekoefisiensi, industri pengolahan tepung tempurung kelapa ABSTRACT xii

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TX Home economics
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Environmental Science
ID Code:36495
Deposited By:ms Hastomo Agus
Deposited On:19 Oct 2012 08:54
Last Modified:19 Oct 2012 08:54

Repository Staff Only: item control page