Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Ekskresi Iodium Urin (UEI) pada Anak Sekolah Dasar di SDN 1 Sumberejo Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora

Septiyani Lilik Susiana, Septiyani Lilik Susiana (2012) Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Ekskresi Iodium Urin (UEI) pada Anak Sekolah Dasar di SDN 1 Sumberejo Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF (Undergraduate Thesis) - Published Version
514Kb

Abstract

Latar belakang: Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) merupakan salah satu masalah kesehatan yang mempunyai dampak secara langsung pada kelangsungan hidup dan kualitas sumber daya manusia. Penderita GAKI tidak hanya ditemukan di daerah pegunungan tetapi juga di dataran rendah. EIU paling banyak digunakan sebagai marker biokimia untuk defisiensi iodium karena lebih dari 90% iodium dalam tubuh akan di ekskresikan melalui urin. Tujuan: mengetahui faktor yang berhubungan dengan kadar EIU pada anak sekolah dasar di SDN 1 Sumberejo Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora. Metode: penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross – sectional. Subyek penelitian adalah anak sekolah dasar usia 10 – 12 tahun berjumlah 30 anak menggunakan cara simple random sampling. Ekskresi iodium urin (EIU) yang diambil dari urin sewaktu dan kadar iodium air diukur dengan metode Acid Digestion dengan larutan ammonium persulfate oleh analis di Laboratorium GAKI UNDIP. Kadar iodium garam diukur dengan metode titrasi oleh analis di Laboratorium GAKI UNDIP. Asupan iodium diperoleh menggunakan metode recall 24 jam. Pola konsumsi asupan zat goitrogenik diperoleh dengan food frequency questionnaire. Data dianalisis menggunakan Rank – Spearman. Hasil: kadar EIU berkisar antara 242 – 594 µg/L dengan median 578 µg/L. kadar iodium garam sudah memenuhi standar dengan rata – rata 99,87 ppm. Asupan iodium antara 11,29 – 53,19 µg/hari dengan rata – rata 25,47 µg/hari. Asupan goitrogenik yang paling banyak adalah sawi (12,65%) dan kol (12,61%). Tidak ada hubungan yang bermakna antara EIU dengan kadar iodium garam (r= 0,272; p= 0,146), EIU dengan kadar iodium makanan (r= 0,124; p=0,513), EIU dengan asupan zat goitrogenik (p= 0,803; r= -0,047) dan EIU dengan kadar iodium air (p= 0,338; r= 0,181). Simpulan: tidak ada faktor yang berhubungan dengan kadar UEI pada anak sekolah dasar di SDN 1 Sumberejo.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:EIU, iodium garam, air, GAKY, goitrogenik, anak sekolah
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:35837
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:21 Jul 2012 11:15
Last Modified:21 Jul 2012 11:15

Repository Staff Only: item control page