PERANCANGAN PEMBANGKIT TEGANGAN TINGGI AC UNTUK PROSES REDUKSI ASAP ROKOK MENGGUNAKAN INVERTER FREKUENSI TINGGI

Prasetya, Destario Yan and Warsito, Agung and SYAKUR, ABDUL (2012) PERANCANGAN PEMBANGKIT TEGANGAN TINGGI AC UNTUK PROSES REDUKSI ASAP ROKOK MENGGUNAKAN INVERTER FREKUENSI TINGGI. Undergraduate thesis, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik.

[img]
Preview
PDF - Published Version
467Kb

Abstract

Meningkatnya laju pencemaran lingkungan dari sektor industri maupun rumah tangga telah memberikan dampak yang signifikan terhadap menurunya kualitas udara bersih. Ini berlaku juga terhadap udara di sekitar kita yang sekarang mulai tercemar kandungannya. Salah satunya adalah terkontaminan oleh asap rokok. Untuk menanggulangi masalah ini perlu dilakukan reduksi terhadap asap rokok, salah satunya dengan cara ionisasi dengan memanfaatkan kejutan listrik tegangan tinggi. Tegangan tinggi ini akan diterapkan pada dua buah elektroda yang saling berhadapan dengan udara sebagai media dielektriknya, disinilah ionisasi dapat terjadi. Peralatan pembangkitan tegangan tinggi yang ada sekarang ini masih dalam sistem yang besar, susah dalam penggunaanya, mahal dan tidak portable sehinga kurang efisien untuk digunakan dalam membangkitkan kejut listrik tegangan tinggi. Pada tugas akhir ini diharapkan dirancang suatu alat pembangkit tegangan tinggi secara portable dan tidak memakan banyak tempat, mudah pengoperasianya dan murah dalam pembuatannya. Sehingga mampu digunakan untuk membangkitkan kejut listrik tegangan tinggi yang dapat digunakan untuk meminimalisir kadar gas berbahaya pada asap rokok. Tegangan tinggi yang dibuat adalah tegangan tinggi AC menggunakan inverter power supply jenis half bridge dengan trafo step up inti ferit. Hasil dari pengujian menunjukan bahwa alat dapat menghasilkan tegangan tinggi AC dari 1kV sampai 8kV. Tegangan tinggi yang dihasilkan dapat menurunkan kandungan gas berbahaya dari asap rokok. Persentase penurunan terbesar kadar gas HC, CO, dan CO2 pada asap rokok diperoleh pada tegangan 8kV, yaitu nilai HC pada asap rokok yang tidak dikenai tegangan tinggi sebesar 58ppm, kemudian turun menjadi 18ppm setelah dikenai tegangan tinggi, untuk gas CO pada asap rokok yang tidak dikenai tegangan tinggi sebesar 0,067 % turun menjadi 0,028 % setelah dikenai tegangan tinggi, untuk gas CO2 pada asap rokok yang tidak dikenai teganan tinggi sebesar 0,48 % turun menjadi 0,23% setelah dikenai tegangan tinggi. Nilai ini diperoleh dengan cara pengamatan dalam waktu yang sama antara asap rokok yang tidak dikenai tegangan tinggi dan yang dikenai tegangan tinggi yaitu selama 5 menit. Kata kunci :inverter half bridge, tegangan tinggi AC, asap rokok

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Electrical Engineering
Faculty of Engineering > Department of Electrical Engineering
ID Code:35589
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:20 Jun 2012 19:58
Last Modified:20 Jun 2012 19:58

Repository Staff Only: item control page