Analisis Kesiapan Stakeholder Dalam Program Pengembangan Kota Layak Anak (KLA) Di Kota Semarang Tahun 2011

FEBRIYANTO, FEBRIYANTO (2011) Analisis Kesiapan Stakeholder Dalam Program Pengembangan Kota Layak Anak (KLA) Di Kota Semarang Tahun 2011. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
12Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Kota Semarang menjadi salah satu dari 12 kabupaten/kota yang ditunjuk menjadi pilot project Kota Layak Anak (KLA). Sebagai komitmen pemerintah kota Semarang tersebut maka perlunya peran serta berbagai stakeholder yang terkait guna mempersiapkan rencana aksi daerah menuju program pengembangan KLA di Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan stakeholder yang terlibat didalam program pengembangan KLA, dimana memetakan stakeholder ditinjau dari persepsi tingkat pengaruh (power), sikap (attitude) dan keterlibatan (interest) serta kaitannya dengan pembentukan sayarat-syarat pembentukan KLA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif, subyek penelitian adalah stakeholder yang berasal dari unsur pemerintah, LSM dan organisasi masyarakat. Pengambilan data dengan menggunakan wawancara mendalam antara peneliti dan stakeholder terkait. hasil pemetaan stakeholder yang terlibat kedalam kelompok pengambil keputusan meliputi (Diknas, Dispencapil, DKK, Disnakertrans, Dinsospora), kelompok sasaran (BMM, FASE, FAESKA, FA Kelurahan), sedangkan kelompok yang tidak terlibat langsung (LSM Setara, LSM Seruni, LSM YKKS, PKK). Analisis persepsi menunjukkan bahwa sebagian besar stakeholder memiliki sifat mendukung terhadap implementasi syarat-syarat KLA, terutama pada syarat adanya komitmen, sedangkan untuk tingkat pengaruh sebagian besar memiliki persepsi pengaruh yang kuat meskipun ada beberapa stakeholder memiliki pengaruh yang lemah, namun demikian sebagian besar stakeholder bersedia untuk terlibat aktif di dalamnya. Untuk tingkat kesesuaian peran stakeholder, menunjukkan bahwa sebagian besar potensial sebagai "penyelamat", kemudian sebagian lain masih ditemukan hambatan terkait penyesuaian peran didalam implementasi program KLA. Dengan demikian perlu adanya upaya kerjasama antar stakeholder yang ditandai dengan realisasi keterlibatan aktif semua sektor. Disamping itu, perlunya penguatan komitmen antar stakeholder untuk membentuk sikap yang mendukung melalui peraturan yang mengatur tentang batas kewenangan masing-masing stakeholder di dalam implementasi program KLA baik ditingkat pengambil keputusan sampai ke kelompok sasaran. Kata Kunci: Kota Layak Anak, Kesiapan Stakeholder

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:34416
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:06 Mar 2012 09:46
Last Modified:06 Mar 2012 09:46

Repository Staff Only: item control page