PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN DARAH DI UNIT TRANSFUSI DARAH CABANG SEMARANG (Studi Kasus di Palang Merah Indonesia Cabang Kota Semarang)

LUSI LUSI, LUSI (2005) PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN DARAH DI UNIT TRANSFUSI DARAH CABANG SEMARANG (Studi Kasus di Palang Merah Indonesia Cabang Kota Semarang). Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF
8Kb

Abstract

ABSTRAK Tanggung jawab Unit Transfusi Darah Cabang (UDTC) adalah mengumpulkan dan mendistribusikan darah dalam suatu area sehingga dapat memenuhi permintaan darah dari RS. Sebagai pusat persediaan darah yang merupakan sarana vital, UTDC Semarang belum memiliki prosedur operasi yang standar. Walaupun telah ada aturan yang terkait dengan urutan aktivitas penerimaan dan pengeluaran darah, namun pelaksanaannya secara rinci diserahkan kepada pihak UTDC. Aktivitas pencatatan jumlah penerimaan dan pengeluaran darah dilakukan dalam bentuk manual menyebabkan sulitnya pengelolaan dan pengarsipan data-data darah dalam periode tertentu. Kondisi tersebut mengakibatkan inefisiensi aktivitas dan tidak terintegrasinya sistem yang ada. Perbaikan dilakukan dengan menganalisis sistem yang ada kemudian mengembangkan sistem yang baru. Proses analisis sistem dilakukan dengan mengamati setiap aktivitas dan komponen sistem yang ada. Proses pengembangan sistem dilakukan dengan menggunakan Integeration Definition For Function (IDEF0). Perbandingan antara sistem lama dengan disain sistem yang baru dalam aktivitas penerimaan hingga pengeluaran darah dapat dilihat dalam diagram IDEF0 yang mendeskripsikan Input, Control, Output dan Mechanism (ICOM). Seiring dengan itu, dibangun sebuah Sistem Informasi yang memanfaatkan basis data dan jaringan komputer berdasarkan langkahlangkah pengembangan sistem dalam Building block. Sistem Informasi (Jeffrey L. Whitten, 2002). Melalui penelitian ini disusun sistem baru yang terdiri dari aktivitas menerima darah, tes serelogy, menyimpan darah dan mengeluarkan darah. Untuk mendukung hal itu dibangun sebuah sistem informasi yang terstruktur dalam mengelola sistem persediaan darah secara lebih baik. Perbedaan antara sistem lama dengan sistem baru yaitu pada penggunaan komputer sebagai alat bantu pengelolaan data. Sistem persediaan yang terkomputerisasi bukan sekedar mengotomatisasi prosedur lama melainkan juga akan menata aliran informasi yang lebih efisien, prosedur penyimpanan dan pengolahan data yang tepat dan cepat.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Kata Kunci : prosedur, sistem informasi, IDEF0, ICOM, basis data
Subjects:T Technology > T Technology (General)
T Technology > TS Manufactures
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
ID Code:33944
Deposited By:Admin teknik industri
Deposited On:27 Feb 2012 15:17
Last Modified:27 Feb 2012 15:17

Repository Staff Only: item control page