Pengaruh Kegiatan Penambangan Emas Terhadap Kondisi Kerusakan Tanah Pada Wilayah Pertambangan Rakyat di Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara

MOCHAMAD, AHYANI (2011) Pengaruh Kegiatan Penambangan Emas Terhadap Kondisi Kerusakan Tanah Pada Wilayah Pertambangan Rakyat di Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara. Masters thesis, Program Magister Ilmu Lingkungan.

[img]
Preview
PDF - Published Version
126Kb

Abstract

ABSTRAK Logam Emas merupakan salah satu komoditi tambang yang mempunyai nilai jual tinggi , sehingga menarik banyak orang untuk mengusahakannya. Oleh karena itu, sejak diketemukannya endapan emas placer di Bombana pada awal September 2008, menjadi ramai didatangi oleh masyarakat dengan satu tujuan, yaitu ikut menambang. Selain mendatangkan manfaat, penambangan emas Bombana juga menimbulkan degradasi lingkungan di wilayah lokasi penambangan. Penelitian pengaruh kerusakan tanah akibat kegiatan penambangan emas bertujuan untuk mengkaji i) Perubahan sifat-sifat fisik dan kimia tanah akibat penambangan emas ii) mengkaji tingkat kerusakan tanah yang terjadi akibat penambangan emas iii) perubahan sosial ekonomi masyarakat dengan adanya aktivitas penambangan emas iv) usulan pengelolaan lingkungan pasca penambangan emas. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Wumbubangka Kecamatan Rarowatu Utara Kabupaten Bombana. Metode penelitian yang digunakan metode komparatif kasual. Untuk analisis sifat fisik dan kimia tanah dilaksanakan melalui uji laboratorium sedangkan aspek sosial ekonomi melakukan wawancara dengan pertanyaan terstruktur yang didukung kuesioner terhadap responden untuk mengetahui pendapat tentang lingkungan sekitar. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kerusakan tanah di lokasi penambangan emas mengalami tingkat kerusakan berat dan menimbulkan dampak fisik lingkungan seperti degradasi tanah. Hilangnya unsur hara yang dibutuhkan oleh pertumbuhan tanaman, berkurangnya debit air permukaan, tingginya lalu lintas kendaraan membuat mudah rusaknya jalan, polusi udara, dan dampak sosial ekonomi. Dampak sosial ekonomi, banyaknya masyarakat beralih profesi dari petani menjadi penambang emas,dan banyaknya pendatang yang ikut menambang sehingga dapat menimbulkan konflik, adanya ketakutan sebagian masyarakat karena penambangan emas yang berpotensi terjadinya erosi. Berdasarkan hasil penelitian maka langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menghindari dampak lingkungan adalah dengan memanfaatkan teknologi konservasi lahan dan penegakan hukum melalui peraturan perundangan yang jelas, transparan dan akuntabel serta pelibatan peran aktif masyarakat. Kata Kunci : Penambangan emas, transportasi, erosi, kerusakan, Wumbubangka.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Environmental Science
ID Code:33570
Deposited By:ms Hastomo Agus
Deposited On:17 Feb 2012 09:46
Last Modified:17 Feb 2012 09:46

Repository Staff Only: item control page