Pengaruh Aktivitas Industri Terhadap Kualitas Air Sungai Diwak di Bergas Kabupaten Semarang dan Upaya Pengendalian Pencemaran Air Sungai

RAHMAWATI, DEAZY (2011) Pengaruh Aktivitas Industri Terhadap Kualitas Air Sungai Diwak di Bergas Kabupaten Semarang dan Upaya Pengendalian Pencemaran Air Sungai. Masters thesis, Program Magister Ilmu Lingkungan.

[img]PDF - Published Version
1074Kb

Abstract

ABSTRAK Sungai menjadi salah satu sumber daya alam yang rentan terhadap pencemaran. Limbah cair dari kegiatan industri berpotensi menjadi sumber pencemar yang mengurangi kualitas air dan daya tampung sungai. Sungai Diwak merupakan sungai di Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang yang menjadi badan penerima air limbah beberapa industri. Hal ini menyebabkan munculnya permasalahan dengan masyarakat akibat dugaan pencemaran oleh air limbah industri. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas air Sungai Diwak pada segmen industri sebagai akibat adanya pengaruh beban pencemaran oleh air limbah industri dengan indikator BOD, COD, TSS, DO, suhu dan pH serta memberikan rekomendasi upaya pengendalian pencemaran air sungai dengan analisis SWOT. Lokasi pengambilan sampel air sungai dilakukan pada segmen industri mulai Kedungwuni hingga Jembatan Diwak dan dibagi menjadi 4 stasiun (ST1, ST2, ST3 dan ST4) dengan sampel air limbah dari 3 industri A, B,C (OT1, OT2 dan OT3). Pengambilan sampel air sungai dilakukan pada Bulan Mei 2011 (musim penghujan) dan Bulan Juli 2011 (musim kemarau). Dari hasil analisa air limbah diketahui bahwa ketiga industri tersebut memberikan potensi beban pencemaran (BPAj) pada Sungai Diwak berupa nilai BOD, COD dan TSS. Adanya beban pencemaran ini menyebabkan kualitas air Sungai Diwak musim penghujan dan kemarau tidak memenuhi kriteria Air Kelas II, yaitu kriteria mutu air bagi sungai yang belum ditentukan kelasnya sesuai Peraturan Pemerintah No.82 Tahun 2001, dikarenakan nilai BOD yang melebihi baku mutu. Dari perhitungan daya pulih dengan Metode Streeter-Phelps diketahui bahwa BOD air sungai pada musim penghujan belum melebihi BOD maksimum dari daya tampung Sungai Diwak, namun hal yang sebaliknya terjadi pada musim kemarau. Indeks Pencemaran air pada masing – masing stasiun menunjukkan Status Mutu air Sungai Diwak tergolong tercemar ringan hingga sedang. Strategi Pengendalian Pencemaran air Sungai Diwak yang diberikan yaitu : kajian penetapan kelas air dan daya tampung Sungai Diwak sesuai peruntukannya, peningkatan frekuensi kegiatan pengawasan dan pemantauan kegiatan industri, penambahan jumlah titik pantau dan frekuensi pemantauan kualitas air Sungai Diwak, serta penegakan hukum maupun rewards kepada industri dalam pengelolaan lingkungan. Kata kunci : beban pencemaran, kualitas air, Sungai Diwak xiv

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Environmental Science
ID Code:33567
Deposited By:ms Hastomo Agus
Deposited On:17 Feb 2012 08:53
Last Modified:17 Feb 2012 08:53

Repository Staff Only: item control page