TERMINAL BUS KELAS A PULOGEBANG JAKARTA TIMUR

CAHYADI PUTRA, ASHADI (2011) TERMINAL BUS KELAS A PULOGEBANG JAKARTA TIMUR. Undergraduate thesis, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Undip.

[img]
Preview
PDF
70Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

999Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

9Mb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

3272Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

6Mb
[img]
Preview
PDF
19Kb
[img]
Preview
PDF
61Kb
[img]
Preview
PDF
17Kb
[img]
Preview
PDF
19Kb
[img]
Preview
PDF
12Kb
[img]
Preview
PDF
51Kb
[img]
Preview
PDF
6Kb
[img]
Preview
PDF
173Kb

Abstract

Pertambahan jumlah modal transportasi manusia pada suatu daerah yang sudah tidak tertampung lagi dalam suatu tempat tertentu ( terminal) dan dalam mengimbangi pertambahan jumlah pengguna jasa transportasi ( penumpang) yang banyak menumpuk pada areal menyebabkan terganggunya sirkulasi antara kendaraan yang keluar masuk dari terminal sehingga mengurangi keamanan dan kelancaran system sirkulasi di dalamnya. Pertumbuhan ekonomi yang terjadi pada suatu daerah serta pertambahan penduduk dengan pergerakan yang tinggi dari suatu daerah menuju daerah yang lain saling mempengaruhi diantara keduanya. Mobilitas penduduk yang tinggi dalam suatu wilayah membutuhkan suatu sistem transportasi massal yang dapat mengimbanginya. Mensikapi dan mencermati perkembangan permintaan masyarakat terhadap transportasi, baik secara kuantitas maupun kualitas saat ini, seiring dengan meningkatnya taraf hidup kehidupan masyarakat, baik pemerintah maupun pihak swasta untuk sementara ini belum mampu memenuhinya. Mengingat keterbatasan yang ada, secara faktual dapat dilihat bahwa pertumbuhan permintaan transportasi lebih besar daripada pertumbuhan penyediaan sarana ataupun prasarana. Lebih jauh pertumbuhan sarana ( khususnya angkutan umum ) juga lebih besar dibanding pertumbuhan prasarananya. Dapat ditarik kesimpulan bahwa penyediaan sistem transportasi merupakan masalah sekaligus peluang besar yang perlu diperhatikan secara serius. Mengingat, jika ditinjau dengan pendekatan ekonomis, merupakan lahan potensial bagi investasi. Terminal bus, sebagai penunjang sarana transportasi angkutan jalan raya mempunyai peranan penting dalam meberikan pelayanan terhadap jasa transportasi, terutama di kota besar seperti DKI Jakarta yang memiliki tingkat mobilitas yang sangat tinggi. Terminal Bus AKAP Pulogadung, Jakarta Timur sebagai salah satu prasarana alat transportasi mulai memperlihatkan bahwa minat masyarakat untuk dapat memanfaatkan terminal ini sebagai tempat untuk melakukan perjalanan ke atau dari tempat tujuan semakin meningkat. Hal ini kemudian menyebabkan masyarakat menuntut akan kualitas pelayanan yang baik dari pihak pengelola terminal. Kondisi terminal Pulo Gadung saat ini, dengan luas lahan 35.186 m2 ( 3,5 Ha), masih dirasa tidak cukup untuk melayani kebutuhan. Kecenderungan yang terjadi yaitu bus-bus antri hingga keluar terminal, sehingga lalu lintas pada ruas-ruas jalan di sekitar terminal menjadi terhambat. Hal ini mengakibatkan awak kendaraan umum berinisiatif menghindari kemacetan dengan tidak masuk ke terminal. Intensitas yang tinggi dan daya tampung yang tidak memadai menyebabkan penumpukan kendaraan di dalam terminal, sehingga arus di dalam terminal tidak lancar. Pedagang kaki lima yang banyak berkeliaran dan memadati tidak hanya di dalam kawasan terminal tetapi juga di luar terminal. Keluh kesah dari pengguna terminal akan aksi penodongan dan pemerasan serta arus lintas yang semakin padat akibat jalur Busway Koridor II dan IV yang memakan separuh badan jalan, sudah menjadi pemandangan sehari-hari di terminal ini. Kapasitas terminal juga tidak memenuhi, sehingga terjadi penumpukkan/antrian yang terlalu besar. Selain itu , Pulogadung dikenal sebagai daerah yang sudah sangat ramai mengingat kawasan tersebut juga merupakan tempat berlangsungnya kegiatan perdagangan dan jasa. Hal ini tersebut mendasari perlunya pertimbangan kembali perletakan terminal pada lokasi tersebut. Dari kondisi tersebut, maka sudah sepatutnya dibutuhkan terminal baru sebagai pengganti terminal bus Pulogadung, yang luas lahannya mencukupi kebutuhan hingga minimal 20 tahun mendatang, letaknya di penggiran kota, terutama di bagian Timur kota Jakarta ( karena perjalanan utama bus-bus adalah ke Timur), untuk mengurangi kepadatan pada ruas-ruas jalan di dalam kota. 1.2. TUJUAN DAN SASARAN 1. Tujuan Memperoleh suatu judul tugas akhir yang jelas dan layak, dengan suatu penekanan desain yang spesifik sesuai karakter/keunggulan judul dan citra yang dikehendaki atas judul tersebut. 2. Sasaran Tersusunnya usulan langkah-langkah pokok proses (dasar) perencanaan dan perancangan Terminal Bus Kelas A Pulogebang, Jakarta Timur melalui aspek-aspek panduan perancangan (design guidelines aspect) dan alur pikir proses penyusunan LP3A dan Desain Grafis yang akan dikerjakan. 1.3. MANFAAT Bermanfaat untuk memperoleh wawasan dan pemahaman tentang Terminal Bus Kelas A Pulogebang, Jakarta Timur untuk Proposal Tugas Akhir yang diajukan, sebagai langkah awal dalam proses Tugas Akhir sebelum tahap penyusunan LP3A dan Studio Grafis. 1.4. BAHASAN Lingkup Pembahasan Perencanaan dan Perancangan Terminal Bus Kelas A Pulogebang, Jakarta Timur ini dititikberatkan pada hal-hal yang berkaitan dengan disiplin ilmu arsitektur (aspek fungsional, kontekstual, arsitektural, teknis, dan kinerja). Sedangkan data, informasi, dan permasalahan di luar bidang arsitektur yang menjadi latar belakang ataupun yang mendasari serta berkaitan, akan dibahas sekilas sejauh masih dapat dikaitkan dengan permasalahan utama. 1.5 METODE PEMBAHASAN Metode pembahasan yang digunakan dalam penyusunan Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur (LP3A) yang berkenaan dengan judul Terminal Bus Kelas A Pulogebang adalah melalui metode deskriptif. Metode ini memaparkan, menguraikan dan menjelaskan mengenai design requirement (kebutuhan desain) dan desain determinant (penetuan desain) terhadap perencanaan dan perancangan Terminal Bus Kelas A Pulogebang. Berdasarkan design requirement dan desain determinant inilah nantinya akan ditelusuri data apa saja yang diperlukan dalam perencanaan dan perancangan Terminal Bus Kelas A Pulogebang. Data yang terkumpul akan dianalisa lebih mendalam dengan bahan, alat dan cara penganalisaan sesuai dengan kriteria yang akan dibahas. Dari hasil penganalisaan inilah nantinya akan didapat suatu kesimpulan, batasan dan juga anggapan secara jelas mengenai perencanaan dan perancangan Terminal Bus Kelas A Pulogebang. Metode deskriptif mengumpulkan data primer dan sekunder dengan cara : 1. Studi literatur/ kepustakaan 2. Data primer dan sekunder dari instansi terkait 3. Wawancara dengan narasumber yang terkait dengan kegiatan di dalam saran dan prasarana terminal bus Dari data –data tersebut kemudian dinalisa sehingga dihasilkan suatu kesimpulan. Hasil kesimpulan keseluruhan nantinya merupakan konsep dasar yang digunakan dalam perencanaan dan perancangan Terminal Bus Kelas A Pulogebang sebagai landasan dalam Desain Grafis Arsitektur. 1.6 SISTEMATIKA PENULISAN Penulisan dilakukan dengan sistematika sebagai berikut: BAB I. PENDAHULUAN Membahas tentang uraian latar belakang, tujuan dan sasaran, manfaat, lingkup pembahasan, metode pembahasan, dan sistematiak penulisan. BAB II. TINJAUAN PUSTAKA Berisi tentang tinjauan teori berkenan dengan tinjauan perencanaan dan perancangan terminal bus, studi bandig, dan kesimpulan studi banding. BAB III. TINJAUAN UMUM DKI JAKARTA Berisi tentang tinjauan DKI Jakarta, tinjauan Terminal Bus AKAP Pulogadung, tinjauan perencanaan dan perancangan Terminal Bus AKAP Pulogadung beserta data yang diperoleh BAB IV. BATASAN DAN ANGGAPAN Berisi mengenai batasan dan anggapan yang diperlukan agar Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur yang disusun lebih terarah. BAB V. PENDEKATAN PERENCANAAN DAN PERANCANGAN Pendekatan fisik dan non-fisik sebagai dasar penentuan kebutuhan ruang, sistem struktur, dan utilitas. BAB VI. PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN Berisi rumusan konsep dasar perencanaan dan perancangan sebuah Terminal Bus.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:33377
Deposited By:arsitek Agus Pramono arsitek
Deposited On:13 Feb 2012 09:11
Last Modified:13 Feb 2012 09:11

Repository Staff Only: item control page